Waspada! Angin Kencang dan Puting Beliung Mengintai Sampang hingga Pertengahan Mei

Ancaman angin kencang dan puting beliung menjadi perhatian selama masa pancaroba di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Tayang:
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
DITERJANG ANGIN : Ancaman angin kencang dan puting beliung menjadi perhatian serius selama masa pancaroba di Kabupaten Sampang, Madura. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi hingga pertengahan Mei 2026. 

 

Ringkasan Berita:
  • Sampang berpotensi dilanda angin kencang dan puting beliung selama masa pancaroba hingga pertengahan Mei 2026.
  • Cuaca tidak stabil dan peralihan musim hujan ke kemarau menjadi pemicu utama munculnya angin ekstrem.
  • Wilayah pesisir dan pegunungan dinilai paling rentan terdampak karena kondisi terbuka

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Ancaman angin kencang dan puting beliung menjadi perhatian selama masa pancaroba di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi hingga pertengahan Mei 2026.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin mengatakan, masa peralihan musim dari hujan ke kemarau kerap memicu munculnya angin kencang secara tiba-tiba, bahkan berpotensi berkembang menjadi puting beliung.

"Yang perlu diwaspadai saat pancaroba ini adalah angin kencang dan puting beliung. Biasanya datang mendadak dan bisa merusak rumah maupun pepohonan," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, karakter cuaca yang tidak stabil menjadi pemicu utama munculnya bencana tersebut.

Terlebih, tahun ini Sampang diprediksi mengalami kemarau kering, yang dapat memperkuat intensitas angin di sejumlah wilayah.

BPBD mencatat, kawasan pesisir dan pegunungan menjadi daerah paling rentan terdampak. 

Pemkab Sampang Perketat Masuknya Ternak dari Luar Madura, Jaga Kualitas Sapi Lokal

"Wilayah pesisir utara dan selatan cukup berisiko. Angin bisa bergerak lebih cepat dan kuat di daerah terbuka," jelas Hozin.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta melakukan mitigasi mandiri, seperti memangkas dahan atau pohon tinggi di sekitar rumah yang berpotensi tumbang saat diterpa angin.

Selain itu, warga juga diimbau untuk segera mencari tempat aman saat terjadi hujan disertai angin kencang, serta menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang rapuh.

"Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk meminimalkan risiko. Jangan anggap sepele perubahan cuaca saat pancaroba," pungkasnya.

Baca juga: Angin Kencang Terjang Bondowoso, Puluhan Rumah Warga Rusak dan Satu Warga Tertimpa Asbes

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved