7 Kecamatan di Sampang Rawan Puting Beliung, Warga Diminta Waspadai Tanda Cuaca Ekstrem

BPBD Kabupaten Sampang, Madura mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman angin kencang dan puting beliung

Tayang:
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
PUTING BELIUNG : Ilustrasi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman angin kencang dan puting beliung selama masa pancaroba, Jumat (1/5/2027). 

 

Ringkasan Berita:
  • BPBD Sampang mengingatkan potensi angin kencang dan puting beliung saat masa pancaroba.
  • Tujuh kecamatan, terutama di wilayah pesisir dan pegunungan, masuk kategori rawan bencana.
  • Pancaroba diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Mei 2026 dengan potensi hujan dan angin kencang.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman angin kencang dan puting beliung selama masa pancaroba.

Setidaknya tujuh kecamatan di wilayah tersebut masuk kategori rawan bencana, terutama daerah yang berada di kawasan pesisir dan pegunungan. 

Kondisi geografis ini dinilai memperbesar potensi terjadinya cuaca ekstrem.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan bahwa peralihan musim memang identik dengan perubahan cuaca yang tidak menentu, termasuk munculnya angin kencang yang bisa berkembang menjadi puting beliung.

"Pancaroba selalu menjadi periode rawan. Angin kencang bisa datang tiba-tiba dan berpotensi memicu puting beliung, khususnya di wilayah-wilayah tertentu," ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Waspada! Angin Kencang dan Puting Beliung Mengintai Sampang hingga Pertengahan Mei

Menurutnya, masa pancaroba diperkirakan masih akan berlangsung hingga pertengahan Mei 2026 sebelum memasuki musim kemarau. 

Selama periode ini, intensitas hujan disertai angin kencang masih berpotensi terjadi.

BPBD pun mengimbau warga, khususnya yang tinggal di daerah rawan, agar lebih waspada terhadap tanda-tanda cuaca ekstrem, seperti perubahan angin secara tiba-tiba atau langit yang mendadak gelap.

"Kami harap masyarakat lebih siaga, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Jika terjadi angin kencang, segera cari tempat aman untuk menghindari risiko," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved