Petani Tembakau Sampang Pusing Bukan Main, Hujan Dadakan Justru Bikin Masalah
Cuaca tak menentu mulai memicu kegelisahan petani tembakau di Kabupaten Sampang, Madura.
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Cuaca yang tidak menentu di Sampang membuat petani tembakau resah karena hujan deras masih sering turun meski sebelumnya cuaca sudah mulai panas seperti awal musim kemarau.
- anyak petani menunda penanaman tembakau karena khawatir hasil panen tidak optimal jika tanaman terkena hujan, mengingat waktu tanam sangat menentukan kualitas tembakau.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Cuaca tak menentu mulai memicu kegelisahan petani tembakau di Kabupaten Sampang, Madura.
Saat sebagian petani bersiap menyambut musim tanam, hujan deras justru kembali turun dalam beberapa hari terakhir.
Padahal sebelumnya cuaca di sejumlah wilayah sempat didominasi panas terik, tanda awal datangnya musim kemarau.
Akibat kondisi tersebut, banyak petani memilih menahan diri untuk menanam tembakau meski, sebagian lahan sudah dibajak.
Mereka khawatir tanaman tidak tumbuh optimal apabila hujan kembali turun.
Salamo, petani asal Kecamatan Kedungdung, mengaku masih belum berani memulai penanaman karena cuaca sulit diprediksi.
"Cuacanya berubah cepat, siang panas lalu hujan lagi," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (20/5/2026)
"Kalau dipaksakan tanam sekarang, takut rugi karena tembakau kurang bagus kalau kena musim hujan," imbuhnya.
Baca juga: Industri Tembakau Sambut Positif Sinyal Tak Ada Kenaikan Pajak Tahun Ini
Bagi petani, ketepatan waktu tanam menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas dan hasil panen tembakau.
Karena itu, kondisi peralihan musim membuat mereka berada dalam posisi serba sulit.
Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang memperkirakan cuaca fluktuatif masih berpotensi terjadi karena wilayah Madura tengah memasuki masa transisi musim.
Kepala BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, menyebut puncak musim kemarau diprediksi baru berlangsung pada Agustus hingga September mendatang.
"Kami terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG sebagai langkah antisipasi," pungkasnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Cegah Masuknya Flare saat Laga Lawan Persik, Persebaya Perketat Pemeriksaan di Pintu Masuk GBT |
|
|---|
| Madiun Berkilau, HUT Kota Madiun ke-108 Resmi Diluncurkan: Ada Dewa 19 hingga Jambore Vespa |
|
|---|
| Tekanan Ekonomi Jadi Pemicu Maraknya Curanmor di Sampang, 17 Pelaku Diamankan |
|
|---|
| Lirik dan Chord Lagu Kasidah Cinta - Dewa 19 yang Dibawakan Dul Jaelani dan Tissa Biani |
|
|---|
| Purbaya Sering Tak Bisa Tidur Nyenyak Sejak Jadi Menkeu, Istri Sebut Suami Ngeluh Capek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/CUACA-MENDUNG-Petani-Tembakau-di-Kelurahan-Gunung-Sekar-KecamatanKabupaten.jpg)