Gandeng Ombudsman hingga YLKI, RSUDMA Sumenep Optimistis Program SERASI Perkuat Hak Pasien JKN

RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan program Sinergi dan Kolaborasi (SERASI)

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/Ali Hafidz Syahbana
TERIMA - Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, M. Kes saat terima kunjungan dari Ombudsman RI, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), serta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pada Rabu (3/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Inti Program: RSUDMA Sumenep mematangkan komitmen pelayanan lewat program SERASI JKN untuk meningkatkan perlindungan hak-hak pasien BPJS.
  • Lembaga yang Terlibat: Kegiatan ini melibatkan institusi pengawas kelas kakap, meliputi Ombudsman RI, BPKN, dan YLKI.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan program Sinergi dan Kolaborasi (SERASI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang melibatkan berbagai lembaga pengawas dan perlindungan konsumen.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr Erliyati M Kes menilai program tersebut dapat menjadi sarana memperkuat kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menjamin hak-hak peserta JKN dalam memperoleh layanan yang optimal.

Hal itu disampaikan saat kegiatan SERASI JKN yang digelar di Aula RSUDMA Sumenep, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Jatim Terpopuler: Terapis Spa Kuras Rekening Pelanggan Rp 1,2 M hingga Puluhan SPPG Sumenep Ditutup

Kegiatan tersebut menghadirkan Ombudsman RI, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), serta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Energi Positif dari Lembaga Pengawas Publik

Menurut Erliyati, kehadiran sejumlah lembaga yang memiliki perhatian terhadap pelayanan publik menjadi kesempatan bagi rumah sakit untuk menerima berbagai masukan demi peningkatan mutu layanan.

"Kami menyambut baik kegiatan ini. Kehadiran para pihak yang peduli terhadap kualitas pelayanan tentu menjadi energi positif bagi rumah sakit untuk terus berbenah," tuturnya.

Ia mengatakan, peserta JKN merupakan salah satu kelompok pengguna layanan terbesar di RSUDMA. Karena itu, berbagai upaya perbaikan terus dilakukan agar pelayanan yang diterima masyarakat semakin baik.

Erliyati berharap kolaborasi yang dibangun melalui program SERASI tidak hanya berhenti pada forum diskusi, tetapi juga menghasilkan langkah nyata dalam memperkuat perlindungan pasien dan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Menurutnya, sinergi antara penyelenggara JKN, rumah sakit, lembaga pengawas, dan lembaga perlindungan konsumen menjadi faktor penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat.

"Harapannya, kegiatan ini membawa manfaat bagi semua pihak, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved