Dalam Seminggu, Damkar Bangkalan Tangkap Dua Ular Piton dari Sarangnya, Panjangnya Ada yang 4 Meter

Kemunculan dua ular piton sanca kembang sepanjang empat meter dalam sepekan terakhir membuat warga Jalan Pesalakan

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Ahmad Faisol
SANCA KEMBANG : Ular piton kedua yang dievakuasi personel Damkar Satpol PP Bangkalan dari area semak-semak lingkungan permukiman warga Kota Bangkalan, Jalan Pesalakan, Kelurahan Kemayoran pada Rabu (3/6/2026) malam. Hingga Jumat (5/6/2026), piton berukuran 4 meter itu masih diamankan di Mako Damkar Satpol PP Bangkalan 

Ringkasan Berita:
  • Dua ular piton sanca kembang sepanjang sekitar 4 meter dievakuasi Damkar Bangkalan dari kawasan semak-semak di Jalan Pesalakan, Kelurahan Kemayoran. Evakuasi dilakukan pada 1 Juni dan 3 Juni 2026 di lokasi yang sama.
  • Warga masih merasa cemas karena diduga masih ada ular yang lebih besar berkeliaran di area tersebut. Kondisi lingkungan yang rimbun dengan pohon bambu, semak-semak, dan lahan kosong diduga menjadi habitat ideal bagi ular piton.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Kemunculan dua ular piton sanca kembang sepanjang empat meter dalam sepekan terakhir membuat warga Jalan Pesalakan, Kelurahan Kemayoran, Kota Bangkalan dilanda kecemasan. 

Meski dua reptil raksasa itu telah dievakuasi petugas damkar, warga meyakini masih ada ular berukuran lebih besar yang berkeliaran di sekitar permukiman mereka.

Dua ekor ular itu dievakuasi hanya berselang tiga hari dari lokasi yang sama. 

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Bangkalan, Moch Arif Mahmud mengungkapkan, evakuasi ular piton pertama dilakukan pada Senin (1/5/2026). 

Baca juga: Pengunjung Warkop di Tuban Mendadak Gempar, Ular Piton 2,5 Meter Muncul, Damkar Langsung Gercep

Sementara piton sanca kembang kedua, dievakuasi tiga hari berikutnya, Rabu (3/6/2026). 

"Proses evakuasi sama-sama di malam hari. Jenis ular sama, sanca kembang yang sama-sama memiliki panjang sekitar empat  meter, dan titik lokasi evakuasinya pun sama yakni di kawasan semak-semak pekarangan rumah warga," ungkap Mahmud didampingi Kasi Penyelamatan Damkar, Ortiz Iskandar, Jumat (5/6/2026). 

Sebagaimana diinformasikan masyarakat, lanjutnya, evakuasi terhadap 2 ekor piton sanca kembang itu dimungkinkan belum sepenuhnya memberikan rasa aman bagi warga. 

Pasalnya, kawasan semak-semak di lokasi evakuasi piton itu diduga sebagai habitat ideal bagi hewan reptil seperti piton. 

"Kondisi di lokasi rimbun dan banyak pohon bambu. Keterangan masyarakat setempat, dimungkinkan masih ada ular lain, masih ada (yang lebih besar) di lokasi itu. Kami meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan ular lagi," jelas Mahmud. 

Ia menambahkan, fenomena kemunculan ular-ular piton di kawasan padat permukiman warga karena didorong kebutuhan mangsa serta kondisi cuaca yang belakang ini sangat terik disertai kelembaban udara yang tinggi. 

"Kami imbau masyarakat untuk lebih waspada karena memasuki musim kemarau, biasanya ular akan mencari mangsa, khususnya di dekat lingkungan warga," pungkas Mahmud. 

Piton Berukuran Lebih Besar Belum Ditemukan

Siti Maryam (22), warga Jalan Pesalakan, Kelurahan Kemayoran yang rumahnya berada di lingkungan titik evakuasi, mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada personel Damkar Satpol PP Bangkalan telah mengevakuasi dua ekor piton masing-masing berukuran 4 meter.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved