Angin Kencang Hantam Dukuh Sumber Magetan, Atap Rumah Warga Berjatuhan

Tak hanya rumah milik warga, bangunan masjid setempat, tepatnya di Jalan Sendang Kamal, juga mengalami nasib serupa

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Febrianto Ramadani
RUSAK PARAH - Rumah milik warga hancur berantakan setelah disapu Cuaca Ekstrem, di Dukuh Sumber, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Rabu sore (24/12/2025). Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, namun rumah di 3 RT yakni RT 15, RT 16, dan RT 17, rusak usai diguyur hujan deras disertai angin kencang 
Ringkasan Berita:
  • Angin kencang disertai hujan deras merusak puluhan rumah dan masjid di Dukuh Sumber, Magetan.
  • Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap, listrik padam karena kabel tersangkut material.
  • 3 RT terdampak, warga berencana kerja bakti membersihkan material, tidak ada korban jiwa.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Sejumlah rumah di Dukuh Sumber, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, hancur disapu angin kencang, Rabu (24/12/2025).

Tak hanya rumah milik warga, bangunan masjid setempat, tepatnya di Jalan Sendang Kamal, juga mengalami nasib serupa. 

Mayoritas kerusakan terdapat pada bagian atap.

Pemilik Rumah Suprianto (62), mengatakan, hujan deras terjadi sekitar jam 16.00 WIB. Kemudian muncul hembusan angin yang kencang pukul 17.00 WIB.

“Rumah rusak hampir 1 RW. Saat ini listrik mati, kalau mau menghidupkan takut korslet soalnya ada atap dari seng, tersangkut di kabel listrik,” ucapnya.

Rencananya ia bersama masyarakat sekitar akan bekerja bakti, membersihkan sisa sisa material atap rumah, ranting, dan daun pohon, Kamis pagi (25/12/2025).

Baca juga: 35 Pohon di Surabaya Tumbang Diterjang Hujan Angin, Tersebar Hampir di Seluruh Kecamatan

Di tempat yang sama, Warga Setempat Tinik (63), menyebut ada 3 RT yang terkena dampak dari kejadian cuaca ekstrem.

“RT 15, RT 16, RT 17. Banyak rumah yang rusak di 3 RT. Tidak ada korban jiwa,” kata Tinik.

Baca juga: Siswa di Magetan Tetap Harus ke Sekolah Ambil MBG Meski Libur, Didominasi Menu Makanan Kering

Warga Panik

Meski demikian, dirinya mengaku panik atap rumah yang terdiri dari seng,maupun genteng ambruk seketika.

“Menjelang Adzan Maghrib ada suara seperti benda jatuh secara bersamaan. Kalau jumlah rumah yang terkena dampak, setidaknya bisa mencapai puluhan rumah,” tandas Tinik.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved