Waspada Adanya Potensi Cuaca Ekstrem di Magetan saat Arus Mudik Lebaran 2026

Seluruh pihak diminta untuk waspada potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi di wilayah Kabupaten Magetan.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Febrianto Ramadani
CUACA LIBUR LEBARAN - Pintu masuk Telaga Sarangan ramai dikunjungi wisatawan, saat masuk waktu libur Lebaran. Cuaca ekstrem berpotensi menghantui masyarakat saat liburan maupun arus mudik Lebaran. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Masyarakat diminta Polres Magetan untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat arus mudik Lebaran 2026 nanti.

Imbauan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di Aula Pesat Gatra Polres Magetan, Selasa (10/3/2026).

Baca juga: Cek Ketersediaan BBM & Bahan Pokok di Kota Malang, Wali Kota Pastikan Stok Aman Sampai Lebaran

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dan dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah instansi lintas sektoral di Kabupaten Magetan.

Ia mengatakan, rakor ini bertujuan menyinergikan kesiapan seluruh instansi dalam menghadapi Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan keamanan selama Ramadan hingga Idulfitri.

"Dalam kesempatan rakor hari ini kita akan membahas terkait rencana Operasi Ketupat Tahun 2026," ujar Erik.

"Stabilitas yang sangat kondusif di wilayah Kabupaten Magetan sampai dengan saat ini tidak lepas dari peran kita dan sinergitas seluruh elemen masyarakat," imbuhnya.

Dia menambahkan, Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

"Acara ini diselenggarakan dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam kegiatan beribadah di bulan Ramadan serta merayakan Hari Raya Idulfitri tahun 2026 dengan rasa aman dan nyaman," jelasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Magetan, Yok Sujarwadi, mengingatkan seluruh pihak untuk mewaspadai potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi di wilayah Kabupaten Magetan.

Dia menyebut, hujan disertai angin kencang beberapa waktu terakhir telah memicu sejumlah kejadian bencana, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama saat arus mudik.

"Musim liburan tahun ini cukup panjang dan diperkirakan hingga tanggal 27 sampai 28 Maret," ungkap Yok.

"Oleh karena itu diperlukan kerja sama yang baik dari seluruh pihak yang terlibat agar situasi tetap kondusif," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved