Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Karangploso Malang, Lapangan Mini Soccer Rusak

Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan sekitarnya, Selasa (7/10/2025)

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Samsul Arifin
istimewa/BPBD Kabupaten Malang
RUSAK - Angin kencang melanda Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (7/10/2025) sore. Rumah warga hingga fasum terdampak atas angin kencang tersebut. 

Poin Penting : 

  • Sejumlah rumah dan fasilitas umum (Fasum) di  Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur rusak dilanda hujan deras disertai angin kencang
  • Dampak angin kencang terjadi di Desa Kepuharjo dan Tawangargo
  • Di Desa Kepuharjo kerusakan terjadi pada mini soccer milik Dicky Irawan dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan sekitarnya, Selasa (7/10/2025).

Kejadian ini mengakibatkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum (Fasum) mengalami kerusakan. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan dampak angin kencang terjadi di Desa Kepuharjo dan Tawangargo. 

"Sekira pukul 14.35 WIB, hujan lebat disertai angin kencang terjadi di dua desa," kata Sadono. 

Di Desa Kepuharjo kerusakan terjadi pada mini soccer milik Dicky Irawan dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Selanjutnya rumah milik Adi (45) yang mengalami kerusakan pada atap rumah dengan kerugian Rp 10 juta. 

Baca juga: Kota Malang Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Kemudian di Desa Tawangargo berdampak pada rumah milik Rudik Harianto (45) yang mengalamu kerusakan pada atap rumah dengan kurigian kisaran Rp 1,5 juta. Lalu, rumah milik Misnan (45), kerusakannya di atap rumah dengan kerugian Rp 5 juta. 

Masih di desa yang sama, terjadi pohon tumbang yang menimpa rumah milik Nurhadi (62) dengan kerugian Rp 25 juta. Kemudian, rumah milik Atim (70), Suroso (70), dan Bambang Sumantri dengan kerusakan rata-rata terjadi pada atap rumah. 

"Angin kencang juga melanda fasilitas umum berupa Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Dusun Ngudi dan Masjid At-Taqwa yang kubahnya jatuh," jelasnya. 

Dijelaskan Sadono, pada kejadian ini tidak ada korban jiwa. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa, polsek, serta relawan. 

"Kondisi saat ini masih dalam pendataan dan update informasi penanganan segera kami sampaikan," tukasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved