Pemkab Gelar Rakor Optimalisasi Program MBG Menuju Kabupaten Malang Zero Keracunan
Rakor dan Optimalisasi program MBG menuju Kabupaten Malang Zero Keracunan digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang di Pendopo Malang.
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rapat Koordinasi (Rakor) dan Optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuju Kabupaten Malang Zero Keracunan digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (26/11/2025).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi mengatakan, rakor ini dihadiri oleh Dinas Pendidikan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), perwakilan kepala sekolah jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Malang, dan lainnya.
"Ini merupakan rakor kedua setelah sebelumya kami selenggarakan pada 7 November 2025 dengan mengumpulkan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Malang," kata Mahila ketika dikonfirmasi, Rabu (26/11/2025).
Kemudian pada rakor yang digelar hari ini, dijelaskan Mahila, dikhususkan bagi penerima manfaat.
Harapannya, mereka bisa ikut menjaga MBG mulai dari menerima, mengkonsumsi dalam keadaan aman, serta memperhatikan sanitasinya.
"Tujuan akhirnya adalah di Kabupaten Malang ini bisa zero keracunan (MBG). Ya seperti kita ketahui bersama, di beberapa kabupaten/kota lain kan banyak keracunan," jelasnya.
Selain menggelar rakor, Pemkab Malang melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Budiar Anwar menyerahkan piagam penghargaan untuk empat sekolah yang melaksanakan uji coba MBG secara gotong royong.
Empat sekolah tersebut antara lain SDN Penarukan Kecamatan Kepanjen, SDN 3 Ngadirejo Kecamatan Kromengan, SMPN 2 Gondanglegi, dan SMPN 1 Poncokusumo.
Menurut Mahila, penghargaan ini diberikan karena empat sekolah tersebut secara gotong royong bahkan mandiri melaksanakan uji coba MBG.
Anggaran pelaksanaannya berasal dari swadaya guru-guru.
Baca juga: Sentil Ucapan Cucun, Dokter Tan Bongkar Alasan Ahli Gizi di MBG Tak Bisa Digantikan Lulusan SMA
"Sebenarnya mereka itu sambil menunggu menerima MBG jadi melakukan uji coba bagiamana respons anak-anak setelah menerimanya," ungkapnya.
Jumlah SPPG
Sementara itu, sampai dengan saat ini, SPPG di Kabupaten malang yang telah berdiri sebanyak 133 unit, 97 di antaranya sudah beroperasi, dan 36 masih berproses. Yang telah beroperasi itu sudah melayani 270.829 penerima manfaat.
Sedangkan, Kabupaten Malang telah ditarget sebanyak 233 SPPG yang mampu melayani 698.855 penerima manfaat.
Idealnya target ini telah rampung pada akhir 2025.
Namun, pada pelaksanaanya ditemukan beberapa kendala antara lain mengenai lahan dan sebagainya.
Dijelaskan Mahila, melalui Satgas Percepatan MBG diharapkan mampu mengejar target yang telah ditentukan.
makan bergizi gratis
MBG
Malang
Mahila Surya Dewi
TribunJatim.com
berita Kabupaten Malang terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Grup B 13-25 Juni 2026: Kanada, Bosnia & Herzegovina, Swiss, Qatar |
|
|---|
| Warga Indonesia Rugi Rp 9 Triliun karena Penipuan Online, Sasar Pensiunan hingga Pakai Modus Donasi |
|
|---|
| Ngaku Polisi, 2 Pria Paksa Penjaga Toko Madura Bayar Uang Damai Rp 1 Juta karena Jual BBM Eceran |
|
|---|
| Banyuwangi Jadi Pembuka Geopark Run Series 2026, Integrasikan Lari dengan Promosi Wisata |
|
|---|
| Pedagang Pasar Tawangmangu Alami Penurunan Daya Beli Pembeli, Masyarakat Pilih Harga Lebih Murah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Penyerahan-piagam-penghargaan-untuk-empat-sekolah-yang-melaksanakan-uji-coba-Makan-Bergizi-Gratis.jpg)