Terseret Arus Sungai Saat Kerja Bakti, Warga Bululawang Malang Tewas Terjepit Pintu DAM
Warga Dusun Krajan, Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang meninggal dunia saat membersihkan sumbatan sampah di DAM
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Warga Desa Kasembon, Bululawang, Malang meninggal saat membersihkan sumbatan sampah di DAM Sungai Manten pada Senin pagi (4/1/2026).
- Korban terseret arus dan terjepit pintu air ketika menyelam untuk membersihkan sampah di pintu DAM.
- Warga dan tim gabungan (Polisi, Basarnas, BPBD, PMI) mengevakuasi korban, namun korban ditemukan sudah meninggal dunia.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ropii (59) warga Dusun Krajan, Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang meninggal dunia saat membersihkan sumbatan sampah di DAM Sungai Manten Kecamatan Bululawang, Senin (4/1/2026).
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Saat itu korban bersama warga setempat sedang membersihkan di sekitar DAM Sungai Manten.
"Awalnya korban menyelam dan mengarah ke pintu air untuk membersihkan sumbatan sampah. Saat membersihkan tiba-tiba ia terseret arus hingga terjepit pintu air," kata Bambang.
Warga yang mengetahui kejadian ini segera menolong. Sayangnya, arus sungai terlalu kuat hingga warga gagal menyelamatkan korban.
Selanjutnya, warga melaporkan kejadian ini ke Ketua RT dan diteruskan ke perangkat desa lalu Polsek Bululawang. Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi segera menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).
"Anggota kepolisian bergerak ke TKP bersama dengan Basarnas, BPBD, PMI, PMI Rescue, PMI Kabupaten Malang, dan warga setempat menyelamatkan korban," jelasnya.
Baca juga: Stasiun Malang Catat 6.548 Penumpang saat Arus Balik Nataru
Petugas pun berhasil mengevakuasi korban. Nahas, korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
“Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka. Keluarga menerima dan menolak visum, sehingga pemeriksaan medis dilakukan oleh bidan dan perawat desa,” bebernya.
Bambang pun mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar sungai teruma area DAM dengan arus tinggi.
“Kami mengingatkan warga agar mengutamakan keselamatan saat melakukan pembersihan saluran air, terutama saat debit sungai meningkat,” tukasnya
AKP Bambang Subinajar
Berita Malang Terkini
jatim.tribunnews.com
Kabupaten Malang
DAM Sungai Manten
| Sidang Terapis Spa di Surabaya Diduga Gelapkan Uang Rp1,2 Miliar Berlanjut, Saksi Ungkap Aliran Dana |
|
|---|
| SPMB Tulungagung 2026, Plt Bupati Pastikan Seleksi Transparan dan Adil: Tak Ada Siswa Titipan |
|
|---|
| Pemkab Trenggalek Gandeng BRIN Kembangkan Geopark, Dongkrak Pariwisata dan PAD |
|
|---|
| Pemkab Tuban Pertahankan WTP ke-11, BPK Tetap Temukan Sejumlah Catatan |
|
|---|
| UM Malang Buka Peluang Tambah Kuota Jalur Mandiri 2026, Berikut Syarat dan Mekanismenya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Petugas-kepolisian-bersama-warga-sedang-mengevakuasi-Ropii-yang-terjepit-pintu-air-Sungai-Manten.jpg)