Katel Uap Tahu di Malang Meledak

Penyebab Ledakan Ketel Uap Pabrik Tahu di Malang yang Tewaskan Pekerja Masih Diselidiki

Kepolisian melakukan penyelidikan terkait ledakan ketel uap pabrik tahu di Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang

Tayang:
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Luluul Isnainiyah
TKP: Kondisi TKP pabrik tahu usai ketel uap meledak, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026). Satu korban dikabarkan meninggal dunia. 

 

Ringkasan Berita:
  • Ketel uap pabrik tahu di Desa Sutojayan, Pakisaji, Kabupaten Malang meledak pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 WIB, dan penyebab ledakan masih dalam penyelidikan polisi.
  • Seorang pekerja bernama Purnomo (47), warga Wajak, meninggal dunia dalam kejadian tersebut saat sedang sendirian di dekat tungku ketel uap.
  • Polisi telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RSSA Kota Malang untuk dilakukan visum.

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait ledakan ketel uap di sebuah pabrik tahu di Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut menewaskan seorang pekerja bernama Purnomo (47), warga Desa Wajak, Kabupaten Malang.

Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbiyanto, mengatakan hingga kini penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

"Penyabab ketel uap meledak kini masih kami lakukan penyelidikan intensif," kata Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbiyanto

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga Desa Sutojayan digegerkan dengan suara ledakan berasal dari arah pabrik tahu milik Mummad Ridwan (50). Warga kemudian berkumpul dan memadati tempatk kejadian perkara (TKP). 

Berdasarkan penutusan Sunarko, peristiwa ledakan ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Dirinya menceritakan kronologi kejadian dari hasil pemeriksaan saksi yang juga rekan kerja korban.

"Saksi menerangkan sekira pukul 05.30 WIB, korban sudah berada di pabrik tahu yang mana korban pada saat itu berada di depan tungku/Ketelan berbahan plat," jelasnya.

Baca juga: Breaking News - Tragedi Pabrik Tahu di Malang: Ketel Uap Meledak, Satu Pekerja Tewas Mengenaskan

TKP - Kondisi TKP pabrik tahu usai ketel uap meledak, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026). Satu korban dikabarkan meninggal dunia. 
TKP - Kondisi TKP pabrik tahu usai ketel uap meledak, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026). Satu korban dikabarkan meninggal dunia.  (TribunJatim.com/Luluul Isnainiyah)

Disebutkan Sunarko, ketel tersebut berukuran 700 liter dengan tinggi 1,2 meter dan diameter 70 sentimeter. Ketel ini dilengkapi dengan pengukur tekananan otomatis. 

Fungsi dari mesin ini adalah untuk memasak air yang menggunakan bahan bakar kayu dalam proses pembuatan tahu. Pada saat kejadain korban seorang diri tanpa ditemani siapapun. 

"Korban saat itu sedang duduk di sebelah timur ketelan dan menghadap ke ketelan, sedangkan saksi sedang mencuci kedelai di dalam rumah," sambungnya. 

Selang beberapa menit, saksi mendengar suara ledakan cukup keras. Seketika ia berlari menuju ke sumber suara. Saksi pun berusaha mencari korban.

Didapati, korban sudah tergeletak sekitar 3 meter dari tungku kayu. Sementara tangan kiri korban sudah hilang atau terpental kurang lebi 20 meter dari jasad korban. 

"Saksi mendapati tangan kiri korban sudah hilang dan korban sudah ditutupi dengan abu dengan kondisi sudah tidak bernyawa," tuturnya. 

"Pada saat kejadian pemilik pabrik tahu  sedang berada di luar untuk mengecek pelanggan tahu di toko toko," tukasnya. 

Atas kejadian ini, pihak kepolisian sudah mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Sedangkan korban sudah dievakuasi untuk dibawa ke RSSA Kota Malang untuk dilakukan visum

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved