Sambut Libur Nyepi dan Lebaran, 4 Jalur Keluar Masuk Kota Malang Jadi Perhatian

Akses keluar masuk kendaraan menuju Kota Malang menjadi perhatian Polresta Malang Kota pada momen libur panjang mendekati Hari Raya Nyepi

Tayang:
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Purwanto
LIBUR PANJANG - Sejumlah kendaraan saat melintas keluar dari pintu Tol Malang yang berada di daerah Madyopuro Kota Malang pada Selasa (10/3/2026). Selama periode arus mudik Lebaran, Polisi melakukan pemantauan di jalur keluar masuk kota guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. 
Ringkasan Berita:
  • Polresta Malang Kota memantau ketat arus kendaraan di empat pintu masuk Kota Malang selama libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H
  • Setiap kendaraan yang masuk dan keluar akan dipantau setiap jam untuk memetakan potensi kepadatan lalu lintas, mengingat Malang Raya merupakan kawasan wisata yang diprediksi ramai saat libur panjang.
  • Polisi menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jika terjadi penumpukan kendaraan, seperti pengalihan arus, penutupan jalan sementara

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Akses keluar masuk kendaraan menuju Kota Malang menjadi perhatian Polresta Malang Kota pada momen libur panjang mendekati Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Ada empat titik utama jalur keluar masuk kendaraan menunju Kota Malang yang menjadi perhatian serius dari kepolisian.

Dari sisi utara, berada di jalur Karanglo. Sisi timur di pintu Tol Madyopuro, sisi Barat di Landungsari dan sisi selatan ada di daerah Kacuk.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menyampaikan, bahwa kesiapan akan berfokus pada libur panjang hari raya.

Mengingat Malang Raya merupakan daerah wisata, maka diprediksi akan banyak sirkulasi kendaraan yang akan masuk menuju Kota Malang.

"Seperti penekanan yang disampaikan oleh Kapolri, Gubernur Jawa Timur, Wali Kota Malang dan Kapolda Jatim, Malang Raya ini adalah wisata dan belanja,"

"Artinya seluruh kesiapan kami akan berfokus pada masa libur hari raya," ucap Putu pada Kamis (12/3/2026).

Baca juga: Dishub Kota Malang Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi 2 Gelombang dan Mobilitas Kendaraan Turun

Ia mengatakan, setiap kendaraan yang masuk dan keluar dari titik-titik tersebut akan dipantau setiap jamnya.

Hal ini dilakukan, agar nantinya bisa dipelajari sebelumnya nantinya melakukan skema rekayasa lalu lintas.

Utamanya, untuk melihat titik-titik kepadatan arus lalu lintas di sejumlah kawasan yang menjadi akses pintu masuk menuju ke Kota Malang.

Polisi ingin memastikan kelancaran arus lalu lintas dan meminimalisir adanya penumpukan kendaraan di jalur-jalur yang menjadi pintu masuk dan keluar Kota Malang.

"Seperti di pintu Tol Madyopuro, nanti lonjakan kendaraan berapa kendaraan akan kami pelajari jam per jam untuk menangani baik di jalur dari Kabupaten Malang maupun di jalur Karanglo, Landungsari menuju Pendem, Termasuk yang dari selatan dari Blitar menuju Sukun," ungkapnya.

Polisi juga telah menyiapkan sejumlah skema penanganan, apabila nanti terjadi penumpukan kendaraan di sejumlah jalur.

Utamanya pada jalur-jalur yang dinilai rawan seperti di pintu Tol Karanglo, maupun pintu Tol Madyopuro.

Baca juga: Prediksi Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Perak, Rute Surabaya–Balikpapan Jadi Favorit

Yakni dengan melakukan penutupan jalan atau menerapkan skema satu jalur (one way).

Namun dalam penerapannya nanti menurut Putu harus sesuai dengan kesepakatan stakeholder di tiga wilayah yang ada di Malang Raya.

"Kami lihat lonjakannya kami hitung jam per jam. Seandainya di karanglo penuh. Bisa kami Arahkan ke Pintu Tol Pakis atau Madyopuro,"

"Namun jika dialihkan ke Madyopuro, nanti juga kami atur skemanya seperti apa. Bentuk pengalihan arus apakah nanti ada penutupan sementara atau pembuatan skema satu arah,"

"Nah itu semua harus atas kesepakatan stakeholder Malang Raya dan tidak bisa diputuskan oleh satu kota kabupaten sendiri," ujarnya.

Tak hanya itu, seperti biasanya di saat momen libur panjang ini juga ada pos yang akan didirikan di sejumlah titik di Kota Malang.

Saat ini, proses pendirian pos tersebut sudah mulai didirikan.

Total ada delapan pos yang terdiri dari satu pos pelayanan, tiga pos pengamanan dan empat pos pemantauan.

Pos-pos tersebut akan didirikan di dekat pintu Tol Madyopuro, Karanglo, Landungsari dan Kacuk.

Serta juga ada di beberapa titik di pusat Kota Malang seperti di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Jalan Ijen dan Stasiun Kota Baru Malang.

"Pos-pos ini yang akan berfungsi dalam memberikan pelayanan, pengamanan serta pemantauan saat libur panjang berlangsung," tandasnya.

Sebelumnya, rakor kesiapan libur panjang ini pun telah dibahas sebelumnya oleh Forkopimda Kota Malang, guna menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran masyarakat pada Senin (9/3/2026) kemarin.

Rakor tersebut membahas terkait dengan arus mudik dan arus balik lebaran, rekayasa lalu lintas, pengamanan hingga stok kebutuhan bahan pokok selama lebaran.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved