Hari Pertama UTBK SNBT 2026 di Universitas Brawijaya, 40 Peserta Absen dan Langsung Gugur

Sebanyak 40 peserta calon mahasiswa baru (maba) tidak hadir mengikuti pelaksanaan hari pertama UTBK SNBT di Universitas Brawijaya

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
UTBK - Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP., saat menyampaikan proses pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026 di Universitas Brawijaya pada Selasa (21/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 40 peserta UTBK SNBT 2026 di UB tidak hadir dan otomatis gugur dari seleksi.
  • Total 16.225 peserta mengikuti ujian yang digelar selama enam hari dengan pengawasan ketat.
  • Lebih dari 66 ribu pendaftar bersaing memperebutkan 5.793 kursi di Universitas Brawijaya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebanyak 40 peserta tidak hadir pada hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Brawijaya, Selasa (21/4/2026).

Proses pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di UB berlangsung selama enam hari, mulai 21-26 April 2026 yang diikuti oleh 16.225 peserta.

Para peserta ini terbagi dalam 11 sesi, di mana UB menyiapkan 67 ruangan yang tersebar di 16 fakultas dan Laboratorium Komputer Direktorat Teknologi Informasi (DTI), dengan dukungan 1.540 komputer dan 165 komputer cadangan.

"Di hari pertama ini ada 40 peserta yang tidak hadir. Jadi hanya sekitar 97 persen yang mengikuti pelaksanaan UTBK," kata Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP., AQ. 

Baca juga: Alfath Mantan Kuli Bangunan Tembus UGM, Tabung Upah Meski Cuma Rp 50 Ribu hingga Bisa Ikut UTBK

16 Ribu Peserta Ikuti UTBK di UB

Peserta yang tidak hadir dalam pelaksanaan UTBK SNBT tersebut dinyatakan gugur dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru ini.

Guna memastikan pelaksanaan berjalan aman tanpa adanya kecurangan, UB telah melakukan pengecekan seluruh insfratruktur.

Seperti komputer, laptop, CCTV, UPS, genset di setiap lokasi ujian untuk menghindari gangguan akibat pemadaman listrik, serta perlengkapan keamanan termasuk metal detector, serta sterilisasi ruangan.

Baca juga: Kerja Kuli Bangunan untuk Bayar UTBK, Alfa Kini Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM, Dulu Dilarang Kuliah

‎Selain perangkat, UB juga memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM). 

UB melibatkan total 455 SDM, yang terdiri atas pengawas, teknisi ruang, Penanggung Jawab Lokasi (PJL), Penanggung Jawab Teknologi Informasi (PJTI), serta admin TI yang disiagakan untuk memastikan ujian berjalan tanpa hambatan.

Pengawasan Ketat dan Fasilitas Lengkap

‎Sistem pengawasan diperketat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan mengombinasikan pengawasan langsung oleh petugas dengan dukungan teknologi.

Hal ini dilakukan untuk meminimalkan potensi kecurangan tanpa mengurangi kenyamanan para peserta.

"Seluruh sistem jaringan dan komputer juga telah diuji secara berkala, guna memastikan stabilitas saat digunakan oleh ribuan peserta secara bersamaan," katanya.

Pada tahun ini, ada 13 peserta difabel, yakni enam tunarungu, tiga tunadaksa, dan empat tunanetra yang mengikuti kegiatan UTBK SNBT 2026 di UB.

Jumlah tersebut menurun tiga peserta, dari pada tahun lalu ada 16 peserta difabel yang mengikuti proses seleksi.

‎Peserta disabilitas ini memiliki mekanisme pelaksanaan ujian yang berbeda. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved