Pertarungan Sengit Warga Malang Lawan Dua Maling, Semuanya Berakhir Tragis

Peristiwa maut yang menewaskan seorang penjaga perumahan baru saja terjadi di daerah Cemorokandang Kota Malang.

Tayang:
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Purwanto
Harianto saksi perkelahian maut antara warga Malang dengan Maling, Senin (11/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Mat Suhadi (52), seorang penjaga perumahan di Cemorokandang, Kota Malang, tewas setelah terlibat duel dengan dua pelaku pencurian di Perumahan Royal Diamond pada 9 Mei 2026.
  • Berdasarkan keterangan saksi Harianto, korban dan anaknya sempat mengejar pelaku yang mencuri kusen pintu, hingga akhirnya korban berkelahi dengan pelaku dan ditusuk di bagian perut hingga mengalami luka fatal.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Peristiwa maut yang menewaskan seorang penjaga perumahan baru saja terjadi di daerah Cemorokandang Kota Malang.

Korban yang bernama Mat Suhadi (52) meninggal dunia usai terlibat duel dengan dua orang pelaku pencurian di perumahan Royal Diamond.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. 

Menurut kesaksian anak korban, Harianto (32) saat itu korban mendapatkan informasi dari warga sekitar, kalau ada orang yang sedang membawa kusenan pintu dari perumahan tempatnya bekerja.

Takut ada sesuatu yang dicuri, korban yang ditemani anaknya bergegas mendatangi perumahan tersebut yang lokasinya tak jauh dari rumah korban yang berada di daerah Baran Temboro Kota Malang.

Saat dicek, ternyata benar, bahwa orang tersebut merupakan maling dan telah membawa kusenan pintu tersebut dengan menggunakan sepeda motor.

Tak berselang lama, Harianto bersama korban langsung mencari keberadaan pelaku.

"Saat itu saya mencari ke kebun, sementara bapak saya ke arah Jalan Raya," ucap Harianto saat ditemui TribunJatim.com di rumahnya pada Senin (11/5/2026).

Harianto pun tak menemukan keberadaan pelaku. Lalu ia berinisiatif kembali ke perumahan.

Baca juga: Duel Sengit di Kota Batu: Korban Gagalkan Pencurian Motor, Satu Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Sementara korban, mengejar pelaku dan mengetahuinya sedang berada di pinggir jalan, tepat di bawah jembatan tol yang berada di Jalan Raya Cemorokandang.

"Dari keterangan saksi, bapak saat itu menemukan pencurinya itu tepat dipinggir jalan saat membenarkan tali biar kencang,"

"Lalu disitu bapak langsung memukul pelaku dengan lampu senter dan berkelahi. Baru kemudian terjadi penusukan yang membuat bapak langsung tidak berdaya," ungkapnya.

Tak berselang lama, Harianto pun mendapatkan kabar dari saudaranya yang rumahnya tak jauh dari lokasi penusukan.

Ternyata, bapaknya sudah berada di sana dalam keadaan bersimbah darah dan terus meminta pertolongan.

Korban pun kemudian dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar RSSA Kota Malang untuk mendapatkan perawatan medis.

Mat Suhadi alias Pak Min dinyatakan telah meninggal dunia, usai mengalami luka serius di bagian perut.

"Tak jauh dari TKP itu ada rumah saudara saya. Mungkin bapak langsung ke sana untuk meminta pertolongan," ucapnya.

Harianto menjelaskan, luka yang dialami oleh korban cukup parah.

Ada beberapa luka tusuk dari tubuh korban hingga merembet di bagian kepala.

"Luka yang paling parah itu di bagian hati. Jadi tembus sampai ke belakang,"

"Seandainya saat berkelahi bapak bilang maling, mungkin kejadiannya akan berbeda," ungkapnya.

Harianto pun berharap, para pelaku dapat segera ditangkap oleh pihak kepolisian.

"Secepat mungkin pelaku bisa segera ditangkap. Polisi juga kemarin sudah datang ke rumah dan meminta keterangan dari para saksi," tandasnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved