Breaking News

Berita Viral

Pegawai Shell Buka Stand Kopi dan Beri Diskon Oli ke Warga, Beberapa Karyawan Sudah Dirumahkan

Pegawai Shell kini telah dirumahkan beberapa diantaranya, karyawannya putar otak dengan cara membuka stand kopi dan snack serta beri diskon oli.

Tayang:
Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Tribun Bogor
PEGAWAI SHELL DIRUMAHKAN - Stok BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, masih kosong hingga saat ini, Senin (22/9/2025). Kini para pegawainya berjuang keras untuk bisa bertahan. 

TRIBUNJATIM.COM - Penampakan miris SPBU Shell di beberapa lokasi masih disoroti.

Keadaan kini semakin menyedihkan lantaran pegawai ada juga yang disebut sudah dirumahkan.

Misalnya saja yang terlihat di Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat, kota Bogor.

Stok BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Jalan Semeru, Kecamatan  Bogor Barat, Kota Bogor, masih kosong hingga saat ini, Senin (22/9/2025.

Pegawai sampai membuka stand kopi, makanan ringan, sampai oli.

“Kalau ini (stand) baru buka dua hari. Tapi, kalau bensinnya sudah hampir sebulan kalau gak salah,” kata salah satu pegawai yang menjaga stand saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com, seperti dikutip TribunJatim.com, Selasa (23/9/2025).

Ia mengakui, stand ini ada sebab sudah tidak ada aktifitas lagi.

“Cuman ada diesel aja. Dan bengkel masih buka. Tapi, kalau untuk bensin memang kosong, makanya ini buka stand,” ujarnya.

Penjualan kopi dan makanan sampai oli ini pun diberikan potongan harga.

“Anjuran dari pusatnya seperti ini,” ucapnya.

Baca juga: 2 Juta Penerima Bansos Dicoret Kemensos, ini Cara Cek Nama Masih Terdaftar atau Tidak

Beberapa rekannya sudah dirumahkan imbas dari kosongnya BBM.

“Sudah ada tiga orang. Tapi, yang satu orang sudah cari kerja lagi. Jadi dia pilih resign,” ungkapnya.

Ia berharap, penjualan BBM di Shell ini kembali normal.

“Karena sampai sekarang juga banyak pemotor dan mobil yang nanyain. Jadi, ya harapannya segera normal kembali,” tandasnya.

Pegawai Shell dirmahkan dan sebagian lain berjualan di tengah BBM yang dibatasi
PEGAWAI SHELL DIRUMAHKAN - Stok BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, masih kosong hingga saat ini, Senin (22/9/2025). Kini para pegawainya berjuang keras untuk bisa bertahan.

Sementara itu, pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi, stand ini berada tepat di depan Shell.

Makanan, kopi, sampai oli ditata dan disimpan di atas meja.

Beberapa spanduk pengumuman kosongnya BBM masih dipasang.

Tidak ada aktifitas dari kendaraan yang mengantre di shell ini.

Klarifikasi Shell

Pihak Shell Indonesia buka suara terkait kabar yang menyebutkan PHK Massal yang terjadi di Indonesia.

Shell Indonesia buka suara terkait kabar bahwa SPBU asal Inggris ini melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) seiring dengan kondisi kekurangan pasokan BBM.

President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian mengatakan, perusahaan melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU-nya selama produk BBM jenis bensin tidak tersedia secara lengkap. 

"Ini termasuk penyesuaian jam operasional dan tim yang bertugas melayani para pelanggan," ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (16/9/2025), seperti dikutip TribunJatim.com, Rabu (17/9/2025)/

Adapun penyesuaian tim yang bertugas, dalam hal ini mencakup penyesuaian jam kerja, jumlah hari kerja, termasuk merumahkan sejumlah pekerja. 

Penyesuaian itu dilakukan menyesuaikan dengan kegiatan operasional saat ini yang terbatas. 

Di sisi lain, Ingrid membantah adanya SPBU Shell yang tutup imbas kekurangan stok BBM. 

Menurutnya, SPBU Shell tetap buka dengan menyediakan produk BBM yang masih tersedia, pelumas, serta layanan bengkel. 

"SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM yang masih tersedia dan layanan lainnya; termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell," kata dia. 

Sejumlah SPBU Shell mengalami kekurangan pasokan BBM sejak akhir Agustus 2025 lalu. 

Baca juga: Izzah Gadis Bandung Nangis Tak Sadar Telantar di Lamongan, Uang Rp 700 Ribu Diambil Ojek

Saat ini produk BBM jenis bensin yakni Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia di beberapa SPBU Shell. 

Ia memastikan Shell Indonesia terus berupaya untuk memastikan kelancaran pendistribusian dan penyediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell. 

"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memastikan produk BBM jenis bensin dapat tersedia kembali," ucap Ingrid. 

Sebelumnya, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri mengaku belum adanya laporan resmi terkait PHK karyawan Shell Indonesia

"Saya belum dapat laporan soal itu," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025). 

Ia menyebut kabar serupa pernah muncul beberapa bulan lalu. 

Setelah dilakukan pengecekan, isu tersebut tidak terbukti. 

"Makanya ini yang benar gimana gitu. Silakan aja kalau merasa dirugikan, silakan laporkan ke Kemenaker," ujarnya.

Stok dibatasi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan tidak akan membuka tambahan impor bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi untuk stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta. 

Ia menyebutkan, kuota impor 2025 sudah dinaikkan menjadi 110 persen dari tahun lalu. 

"Saya kan udah ngomong beberapa kali menyangkut SBPU swasta. Yang pertama, SBPU swasta itu sudah diberikan kuota impor 110 persen dibandingkan dengan 2024. Ini biar clear ya, kita sudah memberikan kuota impor 110 persen," kata Bahlil dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (16/9/2025). 

Ia memberi contoh, pada 2024 satu perusahaan mendapat jatah impor 1 juta kiloliter. 

Tahun 2025, kuota naik 10 persen menjadi 1,1 juta kiloliter. 

Bahlil lalu mendorong para badan usaha swasta yang mengaku kehabisan stock BBM untuk menjalin kerjasama dengan PT Pertamina (Persero). 

"Jadi sangatlah tidak tepat kalau dikatakan kuota impornya tidak kita berikan. Contoh, 2024 si perusahaan A dapat 1 juta kiloliter. Berarti 1 juta 100 kiloliter. Nah, kalau masih ada yg kekurangan, kita minta untuk melakukan kolaborasi dengan Pertamina. Kenapa? Karena ini terkait dengan hajat hidup orang banyak," ujar Bahlil. 

Menurutnya, sektor energi menyangkut kebutuhan dasar sehingga tetap harus diawasi negara. 

"Cabang-cabang industri yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu tetap harus dikontrol oleh negara. Supaya apa? Semuanya baik. Sebenarnya, mereka bisa melakukan kolaborasi dengan Pertamina," lanjutnya. 

Bahlil menambahkan, koordinasi dengan Pertamina sudah dilakukan. 

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung juga melakukan langkah serupa. 

"Tapi nanti saya akan mengecek perkembangan terakhir dari tim yang kemarin saya bentuk untuk mengatasi," kata Bahlil.

Berita viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved