Telanjur Hamil Tapi Belum Siap Punya Anak, Pasangan Sejoli ini Nekat Lakukan Aborsi
AKP Joshua menegaskan, motif utama kedua tersangka melakukan aborsi adalah karena merasa belum siap memiliki anak.
Penulis: Isya Anshori | Editor: Torik Aqua
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATIM.COM - Alasan sepasang sejoli nekat menggugurkan bayinya.
Motif tersebut diungkap oleh Kepolisian Resor Kediri.
Peristiwa dugaan aborsi itu terjadi di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Kabupaten Kediri berjarak sekitar 130 kilometer dari ibu kota Jawa Timur, Kota Surabaya.
Baca juga: Sejoli di Jombang Berduaan di Kuburan sampai Lupa Daratan, Tak Sadar Digerebek Warga
Pasangan tersebut nekat menggugurkan kandungan lantaran mengaku belum siap memiliki anak.
Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pihak Rumah Sakit Muhammadiyah Siti Khodijah, Kecamatan Gurah, terkait meninggalnya seorang bayi yang baru saja dilahirkan oleh seorang pasien perempuan, Selasa (27/1/2026) lalu.
"Berdasarkan laporan rumah sakit, kami mendapati indikasi adanya seorang perempuan yang melakukan aborsi. Dari informasi tersebut, kami langsung mendatangi rumah sakit untuk melakukan wawancara serta pengamatan terhadap yang bersangkutan dan para saksi," kata AKP Joshua, Kamis (29/1/2026).
Diketahui, pasangan kekasih tersebut masing-masing berinisial FAP (19) warga Kecamatan Kayen Kidul, dan WTW (25) warga Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.
Polisi lebih dahulu mengamankan WTW untuk menjalani pemeriksaan, sementara FAP masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Dari hasil pendalaman, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tempat tinggal FAP yang berada di wilayah Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Selain itu, petugas melakukan otopsi terhadap jenazah bayi yang dilahirkan.
"Hasil otopsi menunjukkan bayi berjenis kelamin laki-laki dengan usia kandungan sekitar enam sampai tujuh bulan," jelas AKP Joshua.
Menurut hasil pemeriksaan medis, bayi tersebut sempat dilahirkan dalam kondisi hidup di rumah sakit.
Namun, karena lahir secara prematur dengan kondisi organ tubuh yang belum sempurna, bayi tersebut akhirnya meninggal dunia.
| Cita Rasa Tradisional Oleh-oleh Khas Trenggalek, dari Manco Legit sampai Bidaran Keju |
|
|---|
| Profil Timnas Afrika Selatan, Generasi Baru Bawa Bafana-bafana Comeback di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Islam di Gresik, Ini Lima Destinasi Wisata Religi Favorit Peziarah |
|
|---|
| Modus Ajak Penjaga Mabuk, Tukang Jahit di Tulungagung Gasak Komputer Kantor Disbudpar |
|
|---|
| JATIM TERPOPULER: Biduan Korban Dugaan Arisan Bodong Hingga KPK Geledah Mobil Kadinkes Ponorogo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kasatreskrim-Polres-Kediri-AKP-Joshua-Peter-Krisnawan-kasus-aborsi.jpg)