Berita Terkini

Rumah Jokowi Diberi Nama Tembok Ratapan di Google Maps, Ajudan Buka Suara 

Ada fenomena menarik di Solo, tepatnya di rumah Jokowi.   Sebab, saat ini rumah Jokowi diganti namanya di Google Maps menjadi Tembok Ratapan.

Editor: Januar
Istimewa/Google Maps
TEMBOK RATAPAN- Kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo diubah menjadi tembok ratapan Solo di google maps, Senin (15/2/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Kediaman Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Solo ditandai di Google Maps sebagai “Tembok Ratapan Solo” dan ramai diperbincangkan di media sosial.
  • Ajudannya, AKBP Syarif Fitriansyah, mengaku tidak tersinggung dan menyebut situasi tetap berjalan normal tanpa pembatasan pengunjung.
  • Meski penamaan tersebut menjadi sorotan warganet dan disebut-sebut sebagai sindiran, pihak keluarga maupun ajudan tidak mengambil langkah khusus, dan aktivitas di rumah Jokowi tetap seperti biasa.

 


TRIBUNJATIM.COM- Ada fenomena menarik di Solo, tepatnya di rumah Jokowi.
 
Sebab, saat ini rumah Jokowi diganti namanya di Google Maps menjadi Tembok Ratapan.
 
Terkait hal itu, ajudan Jokowi buka suara.
 
Dilansir dari Tribunnews, ajudan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) AKBP Syarif Fitriansyah, menanggapi terkait penandaan tembok ratapan Solo.

Diketahui, kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, ditandai di Google Maps sebagai 'Tembok Ratapan Solo'.

Sejumlah akun media sosial pun menarasikan hal serupa.

Baca juga: Efek Jokowi All Out, PSI Jatim Optimis Rebut 100 Kursi DPRD dan Siap Libas Target Pemilu Mendatang


AKBP Syarif Fitriansyah mengaku tidak tersinggung dengan sindiran ini.

"Kalau saya biasa saja," ungkapnya saat dihubungi, Senin (16/2/2026).

Salah satu akun @indopium memposting video seorang pemuda yang tampak seperti sedang mengintip gerbang kediaman Jokowi.

Lalu dinarasikan seolah ia sedang meratap di gerbang tersebut.

"Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z," tulisnya.


Syarif mengaku telah mengetahui adanya penyebutan ini.

Aktivitas Seperti Biasa

Namun, ia belum bisa memastikan apakah Jokowi sudah mengetahui atau belum.

"Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu atau belum ya," ujarnya.

Ia pun tidak memberlakukan pembatasan setelah adanya narasi ini.


Pengunjung tetap bisa berfoto seperti biasa.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved