Sutrisni Pasrah Rumahnya Dibelah Jadi 2, Suami Curiga Selingkuh Sama Pria Lain

Sutrisni mengakui memang sempat berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan pria lain.

Tayang:
Editor: Alga W
YouTube/Official iNews
BELAH - Pria di Kabupaten Grobogan membelah rumah menjadi dua karena suami marah istri menolak rujuk dan memilih selingkuhan. Istri Edi, Sutrisni, buka suara memberikan klarifikasi terkait tuduhan menjadi pemicu aksi suami belah rumah menjadi dua bagian, bantah perselingkuhan. 

"Ya intinya saya kemarin kan Masnya sudah... sudah selesai permasalahanya."

"Ya namanya rumah tangga cekcok ya biasalah, sering.... Kan awalnya sudah diatur sama Kepala Desa juga, tapi mungkin sudah enggak ada titik temunya," ungkap Sutrisni.

Mengenai keputusan ekstrem suaminya yang memotong bangunan rumah, Sutrisni mengaku hanya bisa pasrah.

Ia bahkan sempat menawarkan agar suaminya membawa seluruh material rumah tersebut daripada harus merusak bangunan dengan cara membelahnya.

"Sebenarnya saya sudah pasrahkan, kalau mau dibawa ya bawa saja semuanya. Tapi dianya kayak udah kekeh."

"Yo wes lah mau bilang apa, dari pada ribut jadi mending ya sudah kita lihat saja lah begitu," kata Sutrisni.

Meski merasa berat hati melihat rumah tempat tinggalnya kini hancur separuh, Sutrisni menyatakan sudah mencoba mengikhlaskan keadaan tersebut.

Menurutnya, keputusan sepenuhnya berada di tangan suaminya.

"Ikhlas enggak ikhlas mau bagaimana lagi, orang keputusan ada di dia. Padahal saya sudah bilang, tidak usah dipotong, bawa saja semua," pungkasnya.

Penjelasan Kades

Adapun Kepala Desa Mlowokarangtalun, Wahyu Hudiyono, angkat bicara terkait peristiwa yang terjadi pada Jumat (13/2/2026) pagi, tersebut.

Wahyu memasitkan video yang beredar bukan rekayasa, melainkan fakta yang terjadi di lapangan.

Kondisi lingkungan sekitar saat ini dikatakan tetap aman dan kondusif. 

Banyak yang merasa terkejut, sebagian iba, dan tidak sedikit yang penasaran dengan alasan di balik keputusan drastis ini.

Menurut Wahyu, aksi membelah rumah ini merupakan puncak dari konflik rumah tangga yang sudah lama terjadi. 

Dugaan perselingkuhan menjadi salah satu pemicu.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved