Perang Iran vs Israel Amerika
AS Mulai Putus Asa, Data Intelijen soal Iran Bocor: Rezim Tak Mungkin Digulingkan Meski Digempur
Kondisi perang Iran melawan Israel dan Amerika terus memanas. Meski demikian, Amerika Serikat tampaknya sudah mulai putus asa.
Usai Khamenei tewas, Trump ngotot ingin terlibat dalam penentuan penerus Pemimpin Tinggi Iran.
Diketahui, Khamenei dinyatakan tewas bersama menantu dan cucunya pada serangan AS, Sabtu (28/2/2026).
Ia merasa memiliki hak untuk menentukan masa depan Iran.
"Kami ingin terlibat dalam proses pemilihan orang yang akan memimpin Iran di masa depan," ujarnya kepada Reuters, Kamis (5/3/2026).
Tak sampai di situ, ia sampai menyatakan penolakan terkait kandidat pengganti Khamenei yang juga anaknya, Mojtaba Khamenei. Menurut Trump, Mojtaba bukan sosok yang tepat.
Ia sebelumnya mengatakan telah memilih tiga orang yang sangat bagus sebagai pengganti Khamenei. Namun dia enggan memberi rincian lebih lanjut.
"Saya tidak akan menyebutkan namanya. Mari kita selesaikan ini dulu," kata Trump kepada New York Times.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
Amerika Serikat
perang Iran Israel
Perang Iran vs Israel Amerika
TribunJatim.com
berita internasional terkini
| Iran Masih Punya Kartu yang Belum Dimainkan untuk Hadapi AS, Tolak Klaim Donald Trump |
|
|---|
| Warga Amerika Serikat Sudah Muak dengan Donald Trump, Apa yang Terjadi Selanjutnya? |
|
|---|
| Alasan Amerika Tiba-tiba Pecat Menteri Angkatan Laut Meski Masih Perang Lawan Iran, Internal Memanas |
|
|---|
| Blokade Amerika di Selat Hormuz Ternyata Cuma Pepesan Kosong, Kapal Hantu Iran Angkut Minyak Lolos |
|
|---|
| IRGC Sebut Serangan Rudal dan Drone Iran Bikin Amerika-Israel Meratap dan Memohon Gencatan Senjata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Di-tengah-gempuran-rudal-Amerika-Serikat-dan-Israel-ke-wilayah-Iran.jpg)