Perang Iran vs Israel Amerika
Mojtaba Masih Pertahankan Formasi Pejabat Iran Era Ayahnya, Ali Khamenei
Mojtaba memerintahkan pejabat Iran untuk tetap di posisi mereka. Pejabat itu adalah yang dulu telah diangkat Ali Khamenei
Ringkasan Berita:
- Mojtaba Khamenei mengambil alih kepemimpinan dan mempertahankan pejabat warisan ayahnya.
- Iran memanas pasca serangan udara di Teheran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.
- Kebijakan awal Mojtaba fokus stabilitas internal dan kelanjutan sikap keras terhadap AS-Israel.
TRIBUNJATIM.COM - Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Mojtaba Khamenei kini masih mempertahankan formasi kepemimpinan dari almarhum ayah, Ali Khamenei.
Mojtaba memerintahkan pejabat untuk tetap di posisi mereka.
Pejabat itu adalah yang dulu telah diangkat ayahnya.
Mereka akan menjalankan tugas yang sudah diberikan sebelumnya.
Baca juga: Jika Masih Hidup, Netanyahu Tak Akan Bisa Tenang karena Terus Dikejar-kejar Iran
Dilansir dari Press TV, Mojtaba mengatakan dalam dekrit yang dikeluarkan pada Senin (16/3/2026), semua pejabat dan manajer yang diangkat ayahnya harus terus bertugas di posisi mereka sesuai dengan arahan dan instruksi yang telah diberikan kepada mereka sebelumnya.
Mojtaba menambahkan untuk saat ini seluruh pejabat itu tidak memerlukan dekrit resmi untuk memperbarui mandat mereka.
Langkah itu diambil sepekan setelah Majelis Pakar Iran menunjuk Mojtaba sebagai Pemimpin Revolusi Islam ketiga menyusul pembunuhan ayahnya, yakni Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara AS-Israel yang menargetkan kantornya di Teheran pada Sabtu (28/3/2026) lalu.
Serangan yang juga menewaskan sejumlah jenderal top Iran memicu serangan balasan dari angkatan bersenjata Iran.
Hingga kini, militer Iran masih melakukan serangan balasan yang menargetkan aset militer AS di negara-negara sekitar Iran dan wilayah pendudukan Israel.
Sebelumnya, Mojtaba menyampaikan pesan tertulis pertamanya kepada bangsa Iran pekan lalu.
Dalam pesan itu, ia mengatakan akan melanjutkan kebijakan ayahnya dalam melawan hegemoni dan imperialisme serta membela kaum tertindas di dunia.
Selain itu, ia juga menegaskan Iran akan terus memerangi AS dan Israel sampai mereka dihukum sepenuhnya.
Pesan Mojtaba
Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei mengungkapkan kondisi dari Selat Hormuz, Kamis (12/3/2026).
Pesan itu merupakan pesan perdana Mojtaba Khamenei sejak menjadi pemimpin tertinggi Iran menggantikan sang ayah, Ali Khamenei, Minggu (8/3/2026).
| Jelang Gencatan Senjata Iran-AS, Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya? Kekhawatiran Muncul |
|
|---|
| Dua Kapalnya Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pertamina: Kami Terus Lakukan Koordinasi |
|
|---|
| Menteri Andalan Trump Diterpa Isu Kejahatan Perang, Nasib Amerika di Ujung Tanduk dalam Perang Iran |
|
|---|
| Duduk Perkara Iran Tutup Selat Hormuz seusai Gencatan Senjata, Ulah Amerika Jadi Biang Kerok |
|
|---|
| Iran Sebut Trump Berubah-ubah, Banyak Omong hingga Keseringan Ngetweet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Mojtaba-Khamenei-sampaikan-pesan-perdananya-sejak-menjadi-pemimpin-tertinggi-Iran.jpg)