Berita Viral
Disinggung Prabowo, Gubernur Kaltim Minta Maaf soal Mobil Rp 8,5 Miliar dan Ingatkan Kepala Daerah
Rudy Masud meminta maaf sekaligus mengungkapkan peringatan terhadap para kepala daerah untuk menjaga diri.
Penulis: Ignatia | Editor: Ignatia Andra
Ringkasan Berita:
- Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud akhirnya angkat bicara usai disinggung Presiden Prabowo Subianto terkait pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp 8,5 miliar di tengah dorongan efisiensi anggaran.
- Rudy Masud pilih meminta maaf kepada Presiden Prabowo dan jajaran pemerintah lain serta beri peringatan kepada kepala daerah.
- Rudy menegaskan, polemik pengadaan mobil dinas jenis Range Rover itu sebenarnya telah diselesaikan.
TRIBUNJATIM.COM - Singgunan Presiden Prabowo soal pengadaan mobil dinas seharga Rp 8,5 Miliar akhirnya ditanggapi kembali oleh Rudy Masud.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud akhirnya angkat bicara usai disinggung Presiden Prabowo Subianto terkait pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp 8,5 miliar di tengah dorongan efisiensi anggaran.
Pernyataan Presiden sebelumnya disampaikan dalam sebuah wawancara bersama sejumlah ahli dan memicu perbincangan luas di media sosial.
Rudy Masud pilih meminta maaf kepada Presiden Prabowo dan jajaran pemerintah lain serta beri peringatan kepada kepala daerah.
Ucap terima kasih
Ditemui usai shalat Idul Fitri di Masjid Islamic Center Samarinda, Sabtu (21/3/2026), Rudy merespons sentilan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi atas teguran terbuka dari Kepala Negara.
"Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk mengingatkan semuanya. Tetapi berkaitan dengan statement Bapak Presiden, tentunya mengingatkan kepada semua kepala daerah di seluruh Indonesia bahwa presensi sangat menjadi penting," ujar Rudy kepada Kompas.com pada Sabtu (21/3/2026), dikutip TribunJatim.com, Minggu (22/3/2026).
Pengembalian Kendaraan Sudah Diselesaikan
Rudy menegaskan, polemik pengadaan mobil dinas jenis Range Rover itu sebenarnya telah diselesaikan.
Ia menyebutkan, proses pembatalan hingga pengembalian kendaraan telah dilakukan sejak awal Maret 2026, lengkap dengan penyelesaian administrasi.
"Alhamdulillah tanggal 2 Maret sebenarnya, Kami sudah mengumumkan modul-modul dan administrasinya sudah selesai di tangan sini semuanya. Sekarang kan sudah tanggal 21 ya, administrasi kelarnya tanggal 11 Maret," jelasnya.
Menurut dia, langkah tersebut juga telah dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri.
"Sudah kita sampaikan juga dengan Pak Mendagri dan Wamen Mendagri, kita sudah sampaikan bahwa kendaraan dinas sudah kita kembalikan," tambah Rudy.
Dalam kesempatan yang sama, Rudy turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Kalimantan Timur, atas polemik yang sempat berkembang.
Ia menegaskan terbuka terhadap kritik dan siap dikawal dalam pengambilan kebijakan ke depan.
| China Jual Robot Rp 11 Miliar yang Bisa Dinaiki Manusia, Bantu Pekerjaan di Lingkungan Ekstrem |
|
|---|
| Warga Syok Saldo Rekening Rp 139 Juta Lenyap usai Gagal Ambil Uang di ATM, Pencuri Modal Tusuk Gigi |
|
|---|
| Dulu Korban Penipuan Siber, Danang Pemuda Tegal Kini Jadi Pembicara Konferensi Hacker Kelas Dunia |
|
|---|
| Pengamat Salahkan Prabowo yang Sebut Rakyat Desa Tak Pakai Dolar: Bapak Dibohongi Orang-orang Bapak |
|
|---|
| Jual Mie dan Babi Tepi Sawah, Pemilik Warung Tak Masalah Diprotes Warga: Kami Tak Bohongi Konsumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Gubernur-Rudy-Masud-menjawab-sindiran-Presiden-Prabowo-soal-mobil-dinas.jpg)