Berita Viral

Sudah Banyak Jenderal TNI Bintang Tinggi yang Dipecat, Prabowo Tak Rela Institusi Tercinta Tercemar

Presiden Prabowo mengungkap keinginan agar institusi yang membesarkannya cepat berubah dan memperbaiki diri masing-masing.

Tayang:
Penulis: Ignatia | Editor: Ignatia Andra
YouTube/United Nations
MIKROFON PRABOWO MATI - Tangkapan layar video Presiden Indonesia Prabowo Subianto saat berpidato di Sidang Umum ke-80 PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden RI Prabowo Subianto mendorong TNI dan Polri membenahi institusinya masing-masing.
  • Bagi Prabowo, polisi yang baik dan tentara yang hebat itu adalah tuntutan rakyat, bukan selera pimpinan.
  • Al Araf, pengamat militer sekaligus Ketua Badan Pekerja Central Initiative, meyakini empat pelaku itu hampir mustahil bekerja atas inisiatif atau keinginan sendiri.

 

TRIBUNJATIM.COM - TNI dan Polri mendapat pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto.

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong TNI dan Polri membenahi institusinya masing-masing.

Prabowo tidak rela jika institusi tempatnya pernah mengabdi menjadi tercemar dengan ulah sejumlah oknum pejabat.

"Polisi harus beresin diri. Saya alumni TNI, TNI harus beda sendiri. Saya enggak rela institusi saya yang begitu dicintai rakyat tercemar oleh pejabat-pejabat," kata Prabowo, dalam dialog bersama sejumlah tokoh dan jurnalis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip dari video yang dibagikan Sekretariat Presiden pada Minggu (22/3/2026), dikutip TribunJatim.com via Kompas.com, Senin (23/3/2026).

Prabowo klaim petinggi TNI sudah dipecat

Menurut Prabowo, sudah banyak jenderal nakal yang ditindak tegas.

"Saya kira Anda bisa lihat sudah berapa jenderal bintang tiga, bintang dua yang kita pecat, yang kita serahkan kejaksaan," ungkap Prabowo.

Ketika Prabowo menjabat Menteri Pertahanan, ia menegaskan berhasil memberantas kasus korupsi terkait Asabri.

"Yang lama katanya tidak bisa disentuh karena banyak jenderal di situ, kita serahkan ke Kejaksaan. Saya bikin surat minta Kejaksaan yang bertindak," lanjut dia.

Klaim semua demi tuntutan rakyat

Bagi Prabowo, polisi yang baik dan tentara yang hebat itu adalah tuntutan rakyat, bukan selera pimpinan.

Sebagai Presiden RI, Prabowo berkomitmen menjalankan tugas yang diamanahkan rakyat kepadanya.

"Jadi ini nanti kalau saya bertindak, kalau saya ambil langkah ya saya yakin selain komite reformasi tapi pendapat umum rakyat juga menghendaki itu ya," imbuh dia.

Pada kesempatan ini, Prabowo mengatakan, dirinya memberikan kesempatan kepada setiap lembaga negara, termasuk TNI-Polri untuk membenahi diri secara internal.

Sebab, ia mengakui ada beberapa oknum nakal, tetapi ada juga ratusan ribu personel yang lain yang bekerja baik.

"Saya ingin memberi kesempatan tiap lembaga membersihkan diri. Ini banyak yang tidak dipercayai orang tapi dalam leadership kadang-kadang itu jalan yang terbaik ya," ucap Prabowo.

Contoh kasus

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved