Berita Viral

Sosok Bripka Wilfridus Minta Rekannya Dipecat karena Main Judi Bola Guling, Sempat Dijemput Propam

Dalam pernyataannya, Bripka Wilfridus secara terbuka meminta pimpinan Polda NTT untuk segera memecat Aipda MR alias Mekos.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Ani Susanti
Istimewa
POLISI MAIN JUDI - Sosok Bripka Wilfridus Finsensius Bria secara terbuka meminta pimpinan Polda NTT untuk segera memecat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) MR alias Mekos karena terlibat judi bola guling. Siap terima konsekuensinya. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNJATIM.COM - Viral video sosok polisi di NTT minta temannya dipecat karena main judi bola guling.

Video polisi bernama Brigadir Polisi Kepala atau Bripka Wilfridus Finsensius Bria ini viral di media sosial.

Dalam pernyataannya, ia secara terbuka meminta pimpinan Polda NTT untuk segera memecat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) MR alias Mekos.

“Untuk persoalan judi oknum anggota Pak Mekos di Polres Malaka, saya sebagai anggota Polri aktif berharap si Mekos itu dipecat. Saya mohon dengan tulus hati Bapak Kapolda dan pejabat Polri di NTT, harus pecat oknum tersebut,” ujar Wilfridus dalam video tersebut.

Baca juga: Momen Jenderal Polisi Tertawa Diamuk Anggota DPR Perkara Guru Digaji Rp100 Ribu per Jam

Ia juga menyoroti ketegasan institusi dalam menindak pelanggaran anggota.

Menurutnya, tindakan tegas tidak boleh hanya diberikan kepada pelanggaran tertentu saja.

“Jangan hanya ambil tindakan terhadap oknum yang mabuk (minuman keras) atau kasus pembinaan senior terhadap junior yang sempat viral dan berujung pemecatan. Oknum seperti Mekos ini juga harus segera dipecat,” tegasnya, melansir dari Kompas.com.

Wilfridus menilai, jika tidak ada tindakan tegas, maka citra Polri akan semakin tercoreng di mata masyarakat, baik di NTT maupun secara nasional.

“Bagaimana kita memperbaiki nama Polri di depan masyarakat, sementara masih ada oknum yang berbuat seperti itu dan mencoreng institusi,” lanjutnya.

Mengaku Kasihani Rakyat

Saat dikonfirmasi, Wilfridus membenarkan bahwa video yang viral tersebut merupakan pernyataannya.

Ia mengaku siap menerima segala konsekuensi atas tindakannya.

“Saya siap menerima semua konsekuensi. Intinya saya bertindak karena kasihan dengan masyarakat,” ujarnya.

Wilfridus yang saat ini menjabat sebagai KASPKT I Polsek Kolbano, Polres Timor Tengah Selatan (TTS), mengatakan bahwa motivasinya membuat video tersebut didasari rasa keadilan, terutama bagi masyarakat yang pernah diproses hukum karena kasus perjudian.

Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara adil agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri tetap terjaga.

“Kalau oknum anggota Polri yang membekingi judi, wajib dipecat supaya ada efek jera,” tegasnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved