Berita Viral
Permintaan Melonjak Imbas Kebijakan Bupati, LPG Non Subsidi di Lumajang Langka
Kelangkaan itu diakibatkan permintaan yang melonjak. Bahkan laporan dari agen penyalur, permintaan elpiji non subsidi melonjak 100 persen.
Ringkasan Berita:
- Bonni Momenta ungkap lonjakan permintaan LPG non subsidi.
- Lumajang alami kelangkaan akibat distribusi terbatas.
- Permintaan naik 100 persen usai larangan LPG subsidi.
TRIBUNJATIM.COM - Kelangkaan LPG non subsidi di Lumajang, Jawa Timur membuat warga merasakan dampak.
Kelangkaan itu diakibatkan permintaan yang melonjak.
Bahkan laporan dari agen penyalur, permintaan elpiji non subsidi melonjak 100 persen.
Hal itu seperti yang dijelaskan oleh Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Pemkab Lumajang, Bonni Momenta.
Baca juga: Teriakan Farikatun saat Hendak ke Kamar Mandi, Tetangga Dobrak Pintu Rumah
Menurutnya, hal itu merupakan efek domino kebijakan Bupati Lumajang yang melarang masyarakat ekonomi menengah ke atas hingga pengusaha mengunakan elpiji subsidi.
"Masyarakat yang tidak boleh mengunakan elpiji subsidi beralih ke non subsidi. Jadi permintaan elpiji non subsidi meningkat," ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Bonni mengaku telah berkoordinasi dengan Pertamina atas kondisi ini, supaya alokasi LPG 5,5 kilogram dan 12 kilogram ditambah untuk wilayah Lumajang.
"Kami juga sudah minta pasokan untuk Elpiji non subsidi. Terus kami juga telah ngecek stok," bebernya.
Selain itu agen resmi elpiji non subsidi di Lumajang hanya ada satu.
Kata Bonni, hal itu membuat saluran distribusi barang ini pun juga cukup terbatas.
"Karena kan kemarin sedikit yang gunakan elpiji non subsidi, pihak tertentu. Seperti resto besar dan juga dapur MBG," katanya.
Namun setelah Pemkab Lumajang melarang pengunaan elpiji subsidi, kata Bonni, banyak anggota tentara Nasional Indonesia (TNI) pun beralih gunakan tabung non subsidi.
"Info TNI juga beralih ke non subsidi, begitu juga kami ada imbauan, khususnya yang PNS, juga untuk gunakan non subsidi," imbuhnya.
Menanggapi hal ini, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rehadi, masih melakukan pemantauan permintaan elpiji non subsidi di wilayah Kota Pisang.
kenaikan harga gas elpiji non subsidi
elpiji
Lumajang
Tribun Jatim
TribunJatim.com
berita viral
Bupati
| Daftar 10 Ilmuwan AS Hilang Misterius dan Masih Dicari FBI, Kebanyakan Terlibat Riset soal Nuklir |
|
|---|
| Busnan Tiba-tiba Tak Bernyawa Ketika Duduk Santai di Samping Masjid, Bawa Uang Tunai Rp 900 Ribu |
|
|---|
| Mantan Satpam Ngaku Pegawai Bank BUMN dan Tipu Pengusaha Modus Urus Kredit Rp 2 Miliar |
|
|---|
| Warga Tanam Tebu di Jalan Rusak dan Juluki Wisata 1000 Lubang, Kades: Peduli Tapi Salah Jalur |
|
|---|
| Keistimewaan Mobil Listrik di Jatim Bakal Dicabut, Pemerintah Siapkan Regulasi Pajak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tabung-elpiji-oplosan-di-rumah-kontrakan-tersangka-di-Sidojangkung-Menganti.jpg)