Berita Viral
Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Samai Jumlah Perombakan Menteri Era SBY Dua Periode
Hal itu dilakukan selama Prabowo menjabat Presiden meski baru 1,5 tahun. Prabowo terbaru melantik enam orang untuk mengemban jabatan baru.
Ringkasan Berita:
- Prabowo reshuffle lima kali, enam pejabat baru dilantik April 2026.
- Istana Negara jadi pusat pelantikan kabinet Merah Putih.
- Frekuensi reshuffle setara era SBY selama dua periode.
TRIBUNJATIM.COM - Total Presiden Prabowo Subianto sudah melakukan 5 kali reshuffle atau perombakan kabinet.
Hal itu dilakukan selama Prabowo menjabat Presiden meski baru 1,5 tahun.
Prabowo terbaru melantik enam orang untuk mengemban jabatan baru.
Pelantikan itu dilalukan pada Senin (27/4/2026).
Baca juga: Harta Kekayaan 6 Pejabat yang Kena Reshuffle Kabinet Prabowo, Terbanyak Muhammad Qodari Rp 261 M
Mereka adalah Mohammad Jumhur Hidayat (Menteri Lingkungan Hidup), Hanif Faisol Nurofiq (Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan), Dudung Abdurachman (Kepala Staf Kepresidenan).
Lalu, ada Muhammad Qodari (Kepala Badan Komunikasi Pemerintah), Hasan Nasbi (Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi), dan Abdul Kadir Karding (Kepala Badan Karantina RI).
Sebelum reshuffle edisi kali ini, Prabowo terakhir melakukannya pada 8 Oktober 2025 lalu.
Saat itu, ia melantik sejumlah wakil menteri (wamen) dan staf khusus (stafsus).
Total ada empat orang yang dilantik.
Mereka adalah Akhmad Wiyagus (Wamendagri), Benyamin Paulus Octavianus (Wamenkes), Dirgayuza Setiawan (Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan), dan Agung Gumilar (Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis).
Adapun Prabowo pertama kali melakukan reshuffle pada 19 Februari 2025 atau saat kepemimpinannya baru berjalan empat bulan. Prabowo dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober 2024.
Kala itu Prabowo melantik lima pejabat, yakni Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Pencopotan Satryo oleh Prabowo itu dilakukan di tengah isu dugaan pemecatan sepihak terhadap ASN di Kemendiktisaintek oleh Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.
Selanjutnya, Prabowo juga melantik Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Wakil BPKP, Agustina Arumsari.
| Minta Maaf soal Renovasi Rujab Rp 25 M, Gubernur Kaltim Siap Tanggung Kursi Pijat Pakai Uang Pribadi |
|
|---|
| Gubernur Sumsel Tak Masalah soal Video Terapi Totok Sirih Terhadap Bayi: Penting Tidak Salahi Aturan |
|
|---|
| Sudah Percaya karena Ada Surat Perjanjian, Guru Titip 2 Mobil Malah Digadaikan Bos Rental |
|
|---|
| Turnamen Sepak Bola Usia Dini Ricuh karena Diduga Disetting Panitia, Grup Penyelenggara Raih Juara |
|
|---|
| Kisah Mantan Sopir Truk Tolak Rp5 Juta Pemberian Gubernur Meski Tak Punya Uang untuk Makan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Susilo-Bambang-Yudhoyono-SBY-dan-Prabowo-Subianto-di-pacitan.jpg)