Berita Viral
Pengasuh Daycare Dipecat setelah Suapi Balita dengan Kasar hingga Menangis, Manajemen Minta Maaf
Tengah viral di media sosial video pengasuh daycare kasari balita hingga menangis. Peristiwa ini terjadi di tempat penitipan anak di Banda Aceh.
Ringkasan Berita:
- Video pengasuh daycare di Banda Aceh kasari balita hingga menangis viral di media sosial
- Tanggapan kepala yayasan terkait masalah ini
- Pihak manajemen ungkap nasib pengasuh daycare tersebut
TRIBUNJATIM.COM - Tengah viral di media sosial video pengasuh daycare kasari balita hingga menangis.
Dugaan perlakuan tidak layak terhadap balita ini terjadi di tempat penitipan anak di Banda Aceh.
Tepatnya di Daycare Khalifah Aceh 3 yang berlokasi di Jalan Tgk Chik Dipineung Raya, Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala.
Kini, nasib pengasuh yang melakukan hal tersebut terungkap.
Baca juga: Harta Kekayaan Hakim Rafid Pemilik Daycare Little Aresha Senilai Rp 300 Juta, Kendaraan Hanya Motor
Dalam video yang beredar, terlihat seorang balita menangis saat disuapi oleh pengasuh yang diduga memperlakukan anak tersebut secara tidak semestinya.
Video tersebut memicu perhatian publik setelah tersebar luas di media sosial.
Ketua Yayasan Baby Preneur Daycarre, Husaini, membenarkan peristiwa tersebut terjadi di tempat usahanya pada Senin (27/4/2026).
"Tiga orang sudah kita pecat satu jam setelah kejadian. Satu pelaku dan dua orang yang berada di lokasi," katanya, Selasa (28/4/2026), melansir dari Kompas.com.
Ia menambahkan, pihaknya telah menginformasikan kejadian ini kepada orang tua korban dan menyampaikan permintaan maaf.
Manajemen Minta Maaf
Melalui akun Instagram resminya, pihak manajemen Daycare Khalifah Aceh 3 menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
"Assalamualaikum Wr.Wb Kami selaku manajemen Daycare Baby Preneur menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya terhadap kejadian yang terjadi. Dengan ini kami sampaikan bahwa sekarang pelaku sudah diberhentikan secara tidak terhomat dan sedang dalam penyelidikan kepolisian," tulis manajemen dalam unggahan mereka.
Manajemen juga menegaskan kejadian tersebut tidak berkaitan dengan TK Khalifah Kebun Raya dari sisi manajemen maupun operasional.
Saat ini, kasus tersebut sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Husaini menyebut seluruh rekaman CCTV di lokasi dapat diakses oleh orang tua sebagai bentuk transparansi.
"Juga memberitahu orang tua korban dan meminta maaf," ujarnya.
Artikel ini sebelumnya telah tayang di Kompas.com
| Harta Kekayaan Hakim Rafid Pemilik Daycare Little Aresha Senilai Rp 300 Juta, Kendaraan Hanya Motor |
|
|---|
| Sosok dan Jejak Karier Sabrul Iman Kajari Magetan Naik Jabatan usai Bongkar Kasus Korupsi Dana Pokir |
|
|---|
| Kisah Yuri Buka Jasa Dampingi Pasien dengan Tarif Rp30 Ribu per Jam, Sabar dan Ikhlas Kuncinya |
|
|---|
| Pengguna iPhone Terancam Kehilangan MagSafe, Apple Dirumorkan Sedang Mempertimbangkan |
|
|---|
| Imbas Keluarganya Tak Mampu, Rizki Anak Disabilitas Suka Makan Rumput hingga Daun Sejak Umur 4 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pengasuh-Daycare-Dipecat-setelah-Suapi-Balita-dengan-Kasar-hingga-Menangis-Manajemen-Minta-Maaf.jpg)