Pedagang Pentol Naik Haji, Mukorobbin Nabung Rp5.000-10.000 Tiap Hari Sejak 2004
Mukorobbin Ngadiman menabung sejak 2004 dengan menyisihkan Rp5.000–Rp10.000 per hari dari hasil jualan pentol. Ia kini akhirnya bisa naik haji.
Ringkasan Berita:
- Mukorobbin Ngadiman menabung sejak 2004 dengan menyisihkan Rp5.000–Rp10.000 per hari dari hasil jualan pentol.
- Dari kebiasaan menabung tersebut, ia berhasil mengumpulkan Rp25,5 juta hingga akhirnya bisa mendaftar dan berangkat haji.
- Mukorobbin merasa sangat bahagia bisa berangkat ke Tanah Suci dan berharap ibadahnya diterima serta rukun Islamnya sempurna.
TRIBUNJATIM.COM - Kisah para jemaah haji dalam mewujudkan impian melaksanakan rukun Islam kelima menjadi inspirasi.
Tak sedikit dari para jemaah harus menyisihkan uang bertahun-tahun untuk berangkat ke Tanah Suci.
Seperti halnya yang dilakukan Mukorobbin Ngadiman (42), pedagang pentol di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Wajah Mukorobbin terlihat bahagia karena akhirnya impian pergi ke Mekkah terwujud.
Keinginan Mukorobbin berangkat ke Tanah Suci sudah sejak 2004 sebelum dirinya berkeluarga.
Mukorobbin yang tergabung kelompok terbang 21 Kabupaten Semarang mengumpulkan penghasilannya dari berjualan pentol.
Setiap hari Mukorobbin dengan sabar menyisihkan uang Rp 5.000 hingga Rp 10.000 untuk ditabung.
"Saya sejak sebelum punya istri sudah kepingin ke Mekkah. Akhirnya saya jualan pentol. Saya menabung Rp 10.000, ya Rp 5.000," kata Mukorobbin di Embarkasi Solo, Jawa Tengah pada Selasa (28/4/2026), dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Doa dan Makna Wukuf di Arafah, Puncak Ibadah Haji yang Penuh Ampunan
Terkumpul lebih dari Rp 25 juta
Kegigihannya menyisihkan uang sedikit demi sedikit membuahkan hasil manis.
Uang dari hasil menabung tersebut terkumpul Rp 25,5 juta.
"Dari menabung itu terkumpul uang Rp 25,5 juta. Akhirnya saya buat daftar haji," ungkap dia.
Sambil menunggu panggilan dan pelunasan berangkat haji, Mukorobbin terus berjualan pentol keliling di tempat tinggalnya di Kecamatan Susukan, Semarang.
Mukorobbin kembali mengungkapkan perasaannya bisa berangkat haji ke Tanah Suci tahun ini.
"Perasaannya senang sekali. Mau gimana-gimana pokoknya berangkat," ucap dia.
jemaah haji
Tanah Suci
pedagang pentol
Semarang
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
meaningful
| Sejarah Kampung Lawas Maspati Surabaya, dari Kawasan Keraton hingga Permukiman Kolonial |
|
|---|
| Pembukaan HGI City Cup 2026 Surabaya Fest Disambut Antusiasme Masyarakat |
|
|---|
| Angin Puting Beliung Hancurkan Rumah Warga Madiun, Ratusan Warga Gemarang Ikut Terdampak |
|
|---|
| Fasilitas Sel Khusus Lapas Blitar Rp60 Juta, Skandal Terungkap di Hari Pertama Kalapas Baru Menjabat |
|
|---|
| Tim Basket Putra-Putri Ubaya Dominasi Semifinal, Borong Tiket Final Campus League Regional Surabaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kisah-pedagang-pentol-naik-haji-usai-nabung-sejak-2004.jpg)