Gubernur Sumut Bobby Nasution Semprot Direktur Bus ALS yang Cuma Punya Data 5 Penumpang
Gubernur Sumut, Bobby Nasution semprot Direktur Bus ALS yang hanya punya lima data penumpang resmi dari total 14 orang.
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sumut, Bobby Nasution menyoroti ketidaklengkapan data manifest penumpang Bus ALS yang mengalami kecelakaan maut di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.
- Direktur Bus ALS, Chandra Lubis, mengakui perusahaan hanya memiliki lima data penumpang resmi dari total 14 penumpang.
- Bobby menilai lemahnya pendataan penumpang dapat menyulitkan identifikasi korban dan penyaluran santunan asuransi.
TRIBUNJATIM.COM - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti ketidaklengkapan data manifest penumpang Bus PT Antar Lintas Sumatera (ALS) yang mengalami kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.
Sorotan tersebut disampaikan Bobby saat mendatangi loket Bus ALS di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Kamis (7/5/2026).
Dalam kunjungan itu, ia melakukan pertemuan bersama pihak perusahaan bus, keluarga korban, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan Sumatera Utara guna membahas penanganan pascakecelakaan.
Dalam diskusi tersebut, Bobby mempertanyakan kejelasan data penumpang bus jurusan Pati-Medan yang terlibat dalam kecelakaan tragis tersebut.
Direktur Bus ALS, Chandra Lubis, mengungkapkan pihak perusahaan hanya memiliki lima data penumpang yang tercatat secara resmi, padahal jumlah penumpang di dalam bus mencapai 14 orang.
Menurut Chandra, kondisi itu terjadi karena sejumlah penumpang naik di tengah perjalanan tanpa melalui loket resmi sehingga identitas mereka tidak masuk ke dalam manifest perusahaan.
Baca juga: Cerita Kernet Bus ALS Selamatkan Diri saat Tabrakan, Lompat Keluar Lewat Kaca Api Langsung Besar
Bobby Semprot Direktur Bus ALS
Mendengar penjelasan tersebut, Bobby langsung mengkritik lemahnya pendataan penumpang yang dinilai dapat menyulitkan proses identifikasi korban maupun penanganan keluarga korban.
“Ini harus jadi pembelajaran dan koreksi bersama supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.
Ia menegaskan, kejadian itu harus menjadi evaluasi serius bagi seluruh perusahaan otobus agar lebih disiplin mendata setiap penumpang yang naik selama perjalanan.
Menurut Bobby, kelengkapan manifest bukan hanya soal administrasi, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan dan penanganan darurat ketika kecelakaan terjadi.
“Ini lima dari semalam belum terhubungi. Gimana yang tak terdaftar Pak? Kesulitannya, itu yang kalian buat sendiri,” kata Bobby, dikutip dari Kompas.com.
“Hal-hal seperti ini yang jadi pembelajaran dan koreksi bagi kita semua,” sambungnya.
Manifest Dinilai Penting untuk Identifikasi Korban
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumut, Nasjwin Andi Nurdin mengatakan, data manifest penumpang sangat penting dalam penanganan kecelakaan.
“Ke depan mungkin, Pak Direktur dapat memerintahkan data itu harus selaras dengan penumpang,” ucap Nasjwin.
meaningful
Gubernur Sumatera Utara
Bobby Nasution
Penumpang
PT Antar Lintas Sumatera
Bus ALS
kecelakaan bus
Chandra Lubis
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Gelap Mata Akibat Kepergok KDRT Istri, Menantu di Mojokerto Tega Habisi Nyawa Mertua Pakai Pisau |
|
|---|
| Daftar Pelaku Joki UTBK yang Ditangkap di Surabaya Berprofesi Mentereng, Dokter hingga PPPK |
|
|---|
| Chord Gitar dan Lirik Lagu Ancika - Ariel NOAH, Soundtrack Film Dilan ITB 1997 |
|
|---|
| Daftar 21 Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Mei 2026 |
|
|---|
| Dalih Badut Keliling Bunuh Mertua dan Aniaya Istri saat Kepergok Warga, Tangan Luka Kena Kaca |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Gubernur-Sumut-Bobby-Nasution-semprot-Direktur-Bus-ALS.jpg)