Berita Viral

Cara Kepala Dusun Diduga Selewengkan Dana Bansos PKH Dibongkar, Sejak 2020 ATM Warga Dipegang

Dugaan penyelewengan bansos PKH itu kini tengah diselidiki oleh Satreskrim Polres Semarang. Ternyata ATM warga PKH itu dipegang Kadus

Tayang:
Editor: Torik Aqua
kolase/TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
DEMO - Warga Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang melakukan aksi demonstrasi atas dugaan penyelewengan dana PKH oleh Kadus, di depan kantor Desa Mlilir, Selasa (19/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  1. Satreskrim Polres Semarang menyelidiki dugaan penyelewengan dana PKH di Dusun Karangtalun sejak laporan masuk April 2026.
  2. Modus yang digunakan diduga dengan mengumpulkan ATM penerima bantuan lalu dana tidak disalurkan sepenuhnya.
  3. Warga menggelar demonstrasi dan meminta Kadus Karangtalun bertanggung jawab serta mengembalikan dana bantuan.

 

TRIBUNJATIM.COM - Terungkap dugaan cara Kepala Dusun selewengkan dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Dugaan penyelewengan bansos PKH itu kini tengah diselidiki oleh Satreskrim Polres Semarang.

Ternyata ATM warga yang menerima PKH itu dipegang oleh Kadus sejak 2020.

Hal ini membuat warga banyak yang hanya dijanjikan cair padahal tidak.

Baca juga: Kadus Jadi Jambret Tewaskan Mbah Sumriyeh, Foto Pakai Sarung saat Beraksi Tarik Gelang Viral

Kasatreskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, dugaan kasus tersebut telah dilaporkan masyarakat pada 17 April 2026 dan kini masih dalam tahap penyelidikan.

"Kami sudah tindak lanjuti dengan melakukan klarifikasi pengadu dan pemeriksaan saksi. Pengadu sudah membawa satu saksi," sebut AKP Bodia, Selasa (19/5/2026).

Berdasarkan keterangan pengadu, AKP Bodia menjelaskan, sangkaan kasus ini sementara tindak pidana korupsi.

Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Apabila memenuhi unsur tersebut, Polres Semarang akan segera menaikkan status ke penyidikan.

Terkait modus yang digunakan, dia membeberkan, berdasarkan keterangan pelapor dan saksi, teradu mengumpulkan ATM penerima bantuan.

"Dijanjikan dicairkan tapi tidak sampai," katanya.

Polres Semarang telah mengirimkan surat kepada Kemensos terkait data penerima manfaat PKH di Dusun Karangtalun, Desa Mlilir.

Saat ini, pihaknya masih menunggu data tersebut dari Kemensos.

"Saksi dan korban kemungkinan akan bertambah seiring data tersebut," ucapnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved