Viral Internasional
Presiden Korsel Kecam Israel dan Singgung Status PM Netanyahu Buronan Internasional
Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung menilai tindakan Israel yang menangkap dua warga negaranya sebagai tindakan tidak manusiawi.
Ringkasan Berita:
- Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengecam keras Israel usai dua aktivis Korsel ditahan saat misi kemanusiaan ke Gaza.
- Lee menyebut pencegatan kapal bantuan sipil sebagai tindakan “tidak manusiawi” dan mempertanyakan kepatuhan Israel terhadap hukum internasional.
- Pemerintah Seoul kini meningkatkan tekanan diplomatik dan membuka kemungkinan langkah hukum terkait status PM Israel Benjamin Netanyahu.
TRIBUNJATIM.COM - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengecam tindakan Israel yang menangkap aktivis dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.
Lee Jae Myung menilai tindakan Israel yang menangkap dua warga negaranya sebagai tindakan tidak manusiawi.
Lee mengecam tindakan saat rapat kabinet yang digelar di Seoul, Korea Selatan.
Ia juga menilai tindakan itu telah melampaui batas yang dapat diterima dalam hukum maupun norma internasional.
Baca juga: Detik-detik Aktivis Herman Budianto Live Instagram Sebelum Ditahan Israel, Sengaja Buang HP ke Laut
Pernyataan keras itu muncul setelah kapal relawan kemanusiaan yang membawa bantuan untuk warga Gaza dicegat oleh militer Israel pada 18 dan 20 Mei 2026.
Dua aktivis asal Korea Selatan yang berada dalam rombongan tersebut kemudian ditahan oleh otoritas Israel.
Lee mempertanyakan legitimasi tindakan Israel terhadap kapal sipil yang mengangkut bantuan kemanusiaan.
Menurutnya, operasi pencegatan terhadap relawan sipil di perairan internasional menimbulkan pertanyaan serius mengenai kepatuhan Israel terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan.
“Kami tidak bisa menerima tindakan tidak manusiawi terhadap warga sipil yang menjalankan misi kemanusiaan,” kata Lee dalam rapat kabinet sebagaimana dikutip media lokal Korea Selatan.
Presiden Korsel itu juga menyinggung posisi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang saat ini menjadi sorotan dunia internasional terkait perang di Gaza.
Lee mengingatkan bahwa Netanyahu berstatus buronan International Criminal Court (ICC) atas dugaan kejahatan perang dan pelanggaran kemanusiaan di wilayah Gaza.
Dalam pernyataannya, Lee bahkan membuka kemungkinan langkah hukum apabila Netanyahu memasuki wilayah Korea Selatan.
Pemerintah Seoul, kata dia, akan mempertimbangkan kewajiban hukum internasional yang dimiliki negara anggota terkait putusan dan mandat ICC.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu sikap paling keras yang pernah disampaikan pemerintah Korea Selatan terhadap Israel sejak konflik Gaza kembali memanas.
| Tiga Jurnalis Indonesia Ikut Ditahan saat Israel Bajak 11 Kapal Kemanusiaan |
|
|---|
| Reaksi Donald Trump saat Presiden China Xi Jinping Sebut Nama Putin di Depannya |
|
|---|
| Influencer Kehilangan 140 Ribu Followers dalam Semalam Gara-gara Filter Wajah Error |
|
|---|
| Kondisi Donald Trump Diduga Kena Gangguan Mental, Mantan Pengacara Layangkan Tuduhan |
|
|---|
| Wapres AS Umumkan Kesepakatan dengan Iran Buntu, Donald Trump Malah Sibuk Nonton UFC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/PM-Israel-Benjamin-Netanyahu-muncul-diisukan-tewas-Kini-ancam-pemimpin-Iran.jpg)