Berita Pemprov Jawa Tengah
Perayaan Waisak 2026 di Borobudur Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi
Sebanyak 2.570 lampion perdamaian dilepaskan di Candi Borobudur sebagai penutup perayaan Waisak 2570 BE/2026.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 2.570 lampion perdamaian dilepaskan di Candi Borobudur sebagai penutup perayaan Waisak 2570 BE/2026.
- Perayaan Waisak di Borobudur meningkatkan okupansi homestay dan menggerakkan ekonomi UMKM sekitar kawasan.
- Wapres Gibran Rakabuming Raka menegaskan Waisak menjadi simbol Indonesia sebagai rumah bersama yang menjunjung perdamaian dan toleransi.
TRIBUNJATIM.COM, MAGELANG – Malam itu, pelataran Candi Borobudur tak lagi berkawan gulita. Ribuan lampion mendaki dan mencahayai langit malam, menerbangkan harapan demi harapan warga yang menjelma pendar cahaya.
Di bawahnya, senyum orang-orang merekah; menghangatkan dan merayakan sebuah kebersamaan.
Ya, pada sepenggal Minggu, 31 Mei 2026 malam itu, ribuan pengunjung di Marga Utama kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah bareng-bareng menerbangkan sebanyak 2.570 buah lampion perdamaian. Prosesi ini sebagai penutup rangkaian perayaan Waisak 2570 BE/2026.
Ribuan Lampion Warnai Malam Waisak
Ribuan warga itu datang dari daerah, bahkan berbagai negara, untuk manyambut perayaan keagamaan tahunan itu, sekaligus untuk menyaksikan suasana sakral dan indahnya lampion yang dilepaskan ke langit di malam Waisak.
Mereka rela membeli tiket dari jauh-jauh hari untuk menjadi bagian dari perayaan tersebut. Tak hanya itu, sejumlah penginapan di daerah Kabupaten Magelang juga banyak yang penuh terisi menjelang perayaan itu.
Baca juga: Provinsi Jawa Tengah Siap Sambut Nataru dengan Aman dan Nyaman
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno yang hadir pada malam itu, mengapresiasi rangkaian kegiatan keagamaan yang juga mengangkat potensi perekonomian di kawasan Borobudur ini.
Menurutnya, sebagai kegiatan rutin tahunan, Peringatan Hara Raya Tri Suci Waisak telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Antara lain tingkat hunian homestay yang meningkat, serta pertumbuhan ekonomi UMKM sekitar candi.
"Semua penginapan, homestay yang di sini penuh semua. Dan tentu saja juga untuk UMKM masyarakat di sekitar Borobudur juga punya dampak yang signifikan," ujarnya yang pada malam itu juga ikut menerbangkan lampion di langit Borobubur.
Sumarno berharap, momen tersebut bisa menjadi trigger (pemicu) untuk berkunjung ke Borobudur. Saat ini, umat Budha yang hadir, bukan hanya dari Jawa Tengah, tetapi dari seluruh Indonesia, bahkan dari luar negeri.
Dorong Ekonomi Lokal Borobudur
Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Hartati Murdaya mengaku, bersyukur bahwa peringatan Waisak telah membawa peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar Candi Borobudur.
Buktinya, homestay milik masyarakat terus berkembang dan mengalami peningkatan jumlah yang signifikan. Hingga seringkali tidak cukup lagi menampung kunjungan umat yang datang.
Beruntung, banyak pembangunan hotel-hotel baru, yang juga penuh pada saat peringatan Waisak Nasional.
Apalagi kegiatan peringaran Waisak ini panjang dan melibatkan banyak orang. Antara lain: pengobatan gratis kepada 7.000 lebih pasien, prosesi pengambilan air suci di Umbul Jumprit Temanggung, pengambilan api abadi di Mrapen, Grobogan, dan Dharma Santi Waisak dilanjutkan dengan pelepasan 2.570 lentera Waisak.
Sementara itu, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam acara itu menyatakan, Perayaan Waisak di Borobudur menjadi simbol kuat bahwa Indonesia adalah rumah bersama yang menjunjung tinggi perdamaian. Menghargai keberagaman, serta mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.
Berita Pemprov Jawa Tengah
Hari Raya Waisak 2026
Borobudur
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah
Sumarno
| Rembug Pembangunan Jateng 2026: Daerah Sepakat Genjot Wisata dan Ekonomi Syariah |
|
|---|
| 11 Kerja Sama Strategis Jateng dan Lampung, Nilainya Capai Rp 832,3 Miliar per Tahun |
|
|---|
| 2 Inovasi Pemprov Jateng Raih Penghargaan Outstanding Public Service Innovations dari Kemen PAN-RB |
|
|---|
| Provinsi Jawa Tengah Siap Sambut Nataru dengan Aman dan Nyaman |
|
|---|
| Pemprov Jateng Fokus Wujudkan Swasembada Pangan pada 2026, Inilah 14 Program Penunjangnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ribuan-pengunjung-di-Marga-Utama-kompleks-Taman-Wisata-Candi-TWC-Borobudur.jpg)