Prabowo Copot Kepala BGN
Dadan Hindayana: Dicopot dari Kepala BGN Sepulang Haji dan Dampingi Prabowo, Eks Kantor Digeledah
Kejagung membenarkan penggeledahan tersebut. Meski belum ada penjelasan rinci terkait perkara yang ditangani oleh penyidik.
Ringkasan Berita:
- Kejagung menggeledah kantor BGN di Jakarta Pusat, tetapi belum mengungkap perkara yang sedang diselidiki.
- Penggeledahan dilakukan sehari setelah Presiden Prabowo merombak jajaran pimpinan BGN dan mengganti kepala serta wakil kepala lembaga tersebut.
- Pemerintah juga tengah melakukan audit internal terkait dugaan praktik jual beli titik dapur SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
TRIBUNJATIM.COM - Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat kini digeledah oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) sehari setelah Dadan Hindayana dicopot dari posisi Kepala BGN, Rabu (3/6/2026).
Posisi Kepala BGN kemudian diisi oleh Nanik S Deyang,
Kejagung membenarkan penggeledahan tersebut.
Meski belum ada penjelasan rinci terkait perkara yang ditangani oleh penyidik.
Baca juga: 12 Jam seusai Dadan Hidayana Dicopot, Kantor BGN Digeledah Kejagung, Karyawan Tak Bisa Naik
Langkah tersebut dibenarkan oleh pihak Kejagung, meski belum dijelaskan secara rinci perkara yang sedang ditangani penyidik.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mohammad Jeffry, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan yang dilakukan penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di kantor BGN.
"Benar, penyidik Pidsus Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor BGN," kata Jeffry saat dikonfirmasi, Rabu.
Namun, Jeffry belum mengungkap kasus yang menjadi dasar penggeledahan tersebut.
Ia juga belum menjelaskan barang bukti yang diamankan selama proses berlangsung.
Menurutnya, informasi lebih lengkap akan disampaikan dalam keterangan resmi yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
"Nanti akan kami sampaikan secara resmi," ujarnya.
Sepulang Haji dan Usulan MBG di Jeddah
Dadan menunaikan ibadah haji bersama istri melalui jalur reguler setelah menunggu sekitar 12 tahun, sejak pendaftaran pada 2014. Ia berangkat pada 20 Mei 2026.
“Kita berdua sudah daftar sejak 5 Mei 2014, jadi 12 tahun menunggu dan akhirnya kita dipanggil persis di tahun ini,” kata Dadan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (31/5/2026) malam.
Ia menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah sebelum kembali ke Indonesia pada akhir Mei 2026 karena agenda kenegaraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Dadan-Hindayana-mantan-Kepala-BGN-kini-eks-kantornya-digeledah-Kejaksaan-Agung.jpg)