Menhan Minta ASN Komcad Waspada Musuh dalam Selimut yang Ingin Birokrasi Indonesia Lemah

Ia juga menyebut adanya pihak yang diistilahkannya sebagai "deep state" atau negara bayangan yang tidak menyukai birokrasi yang kuat.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
via/Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
WASPADA - Peserta Latsarmil Komponen Cadangan (Komcad) aparatur sipil negara (ASN) Kementerian dan Lembaga Gelombang Pertama Tahun 2026 di Artha Hanggar Indonesia, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  1. Menhan Sjafrie mengingatkan ASN Komcad agar waspada terhadap pihak yang ingin melemahkan birokrasi Indonesia.
  2. Sjafrie menyebut ancaman bisa datang dari luar maupun dalam negeri yang diistilahkannya sebagai "deep state".
  3. Sebanyak 1.764 peserta Latsarmil Komcad ASN diminta menjaga ideologi Pancasila dan menjadi teladan di lingkungan kerja.

 

TRIBUNJATIM.COM - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) peserta Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) agar tetap waspada terhadap berbagai pengaruh yang dapat melemahkan birokrasi negara.

Menurutnya, ada pihak dari luar maupun dalam negeri yang tidak menginginkan birokrasi Indonesia menjadi kuat.

Dalam pengarahan kepada 1.764 peserta Komcad ASN di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026), Sjafrie menegaskan pentingnya ketahanan ideologi dan kewaspadaan terhadap pengaruh yang dapat menggerus komitmen kepada negara.

Ia juga menyebut adanya pihak yang diistilahkannya sebagai "deep state" atau negara bayangan yang tidak menyukai birokrasi yang kuat.

Baca juga: Momen Khofifah Kenakan Komcad Seperti Tentara, Ikuti Retreat Kepala Daerah di Magelang

"Kenapa harus waspada? Birokrat itu adalah milik negara. Orang-orang di luar tidak ingin birokrasi di Indonesia kuat," kata Sjafrie saat memberikan pengarahan kepada peserta Latsarmil Komcad ASN di Artha Hanggar Indonesia, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).

Bahkan, menurut Sjafrie, ada pihak-pihak di dalam negeri yang tidak ingin birokrasi di Indonesia kuat.

Dirinya mengistilahkannya sebagai "deep state" atau negara bayangan, yakni pihak di dalam negeri yang melakukan itu.

"Orang-orang di luar Indonesia bahkan juga ada orang-orang di dalam Indonesia yang kita sebut sebagai 'deep state', saya pernah cerita dulu ada musuh dalam selimut, itu adalah tidak suka kalau birokrasi di Indonesia itu kuat," ujarnya.

Sjafrie menilai para Komcad ASN harus memiliki ketahanan ideologi.

Dirinya meminta para Komcad ASN tidak mudah terpengaruh oleh berbagai upaya yang dapat menggerus komitmen terhadap negara.

"Oleh karena itu, satu hal yang harus kau perhatikan adalah kewaspadaan. Kamu harus waspada betul. Jangan sampai kamu kena pengaruh, pengaruh ideologi. Ideologi kita sudah jelas, Pancasila. Politik kita sudah jelas, Undang-Undang Dasar Tahun 1945," katanya.

Ia mengingatkan bahwa berbagai tantangan dapat muncul ketika para peserta kembali ke instansi masing-masing setelah menyelesaikan pelatihan.

"Jadi kita harus waspada betul bahwa banyak tantangan di sekitar kamu ini akan muncul pada saat kamu kembali ke kesatuanmu, kamu kembali ke lingkungan pekerjaanmu," ujarnya.

Sjafrie mengatakan Indonesia merupakan negara besar dengan sumber daya dan keberagaman yang harus dijaga bersama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved