Napi Kabur dari Rutan Nganjuk
Napi Kabur dari Rutan Nganjuk, Manfaatkan Posisi Tamping Dapur
Kepala Rutan Kelas IIB Nganjuk, Arief Budi Prasetya mengatakan Hairul terbilang baru menjadi tamping di Rutan
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Napi Mohammad Hairul kabur lewat dapur Rutan Nganjuk, manfaatkan celah plafon dan kawat berduri.
- Aksi kabur terekam CCTV dan dipergoki pedagang es cincau di Alun-alun Nganjuk.
- Tim khusus dibentuk untuk pengejaran, Rutan evaluasi sistem keamanan.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Seorang narapidana, Mohammad Hairul yang kabur dari Rutan Kelas IIB Nganjuk sebagian waktunya dihabiskan di dapur Rutan.
Hal tersebut seiring Hairul dipercaya pihak Rutan menjadi tahanan pendamping (tamping).
Penjelasan Karutan
Kepala Rutan Kelas IIB Nganjuk, Arief Budi Prasetya mengatakan Hairul terbilang baru menjadi tamping di Rutan.
Tamping sendiri merupakan warga binaan yang bertugas membantu pegawai Rutan dalam berbagai kegiatan pembinaan.
Untuk bisa menjadi tamping, warga binaan harus memenuhi sejumlah syarat, antara lain sudah menjalani masa pidana paling singkat enam bulan dan tidak pernah melanggar tata tertib.
Baca juga: Identitas Napi Kabur Terkuak, Karutan Nganjuk Sebut Pelaku Terjerat Kasus Pencurian
"Dia menjadi tamping sejak satu bulan yang lalu," katanya, Jumat (23/1/2026).
Arief melanjutkan, Hairul menjalankan tugas menjadi tamping dapur Rutan.
Dengan begitu, praktis, sebagai tamping dapur, Hairul berperan memasak dan mendistribusikan makanan ke warga binaan.
"Dia diperbantukan jadi tamping dapur," ujar Arief.
Berjalannya waktu, Hairul justru merusak kepercayaan yang sudah diberikan kepadanya. Dia bikin ulah.
Hairul melarikan diri lewat dapur, tempat di mana dia bertugas.
Kronologi Kejadian
Diberitakan sebelumnya, kamera pengawas milik Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Nganjuk merekam detik-detik aksi seorang napi kabur.
Napi tersebut diketahui, Mohammad Hairul warga Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk.
Aksi ini dilancarkan Hairul pada Kamis (22/1/2026) siang bolong.
Baca juga: Kesaksian Penjual Es Cincau Lihat Napi Rutan Nganjuk Kabur: Tersangkut Kawat Berduri Sebelum Lari
Berdasarkan rekaman kamera CCTV, Hairul kabur dengan cara menyelinap di dapur Rutan.
Dia menyelinap pukul 11.04 WIB. Kala itu, situasi dapur sudah sepi sejak pukul 10.30 WIB. Sementara, makan siang untuk warga binaan dibagikan pukul 10.00 WIB.
Setelah itu, Hairul naik ke plafon dan bergerak merayap.
Setelah berhasil merangsek ke plafon Hairul tak tersorot kamera pengawas.
Beberapa menit berselang, keberadaan Hairul kembali terekam kamera pengawas pukul 12.02 WIB.
Ia sedang merusak kawat berduri yang terpasang di atas tembok pembatas.
Tuntas merusak kawat, Hairul turun menuju area halaman Rutan dari tembok pembatas setinggi sekitar 6 meter itu.
Sesampainya di halaman, dia melompati pagar dan kabur.
Kendati demikian, alat yang digunakan Hairul untuk merusak kawat berduri belum dapat dipastikan pihak Rutan.
Sebetulnya, di sisi selatan Rutan terdapat menara pos penjagaan.
Hanya saja, pos tersebut kosong ketika pagi atau jam kunjungan tatap muka.
Penjagaan difokuskan di menara pos sebelah utara.
Prioritas penjagaan berada di menara pos utara. Karena, dulu ada informasi ada napi kabur lewat sisi utara saat jam kunjungan.
Hingga kini, pihak rutan masih berupaya melakukan pengejaran terhadap Hairul. Tim khusus dibentuk guna menangani persoalan ini.
Selain kamera pengawas, Aksi Hairul turut dipergoki oleh seorang pedagang es cincau, Dede Andriana (31).
Sebagai informasi tiap hari, Dede menjajakan es cincau di tepi Alun-alun Nganjuk yang persis berhadapan bangunan Rutan.
Kala itu Dede sedang melayani dua pembeli.
Saat meramu es cincau, dia menatap bangunan Rutan sisi selatan.
Bersamaan, dia melihat ada napi keluar melewati kawat berduri tembok pembatas Rutan.
Setelah berhasil lolos, napi tersebut berjalan dengan langkah cepat.
Napi itu lantas bergerak ke arah Jalan KH. Agus Salim, Kelurahan Kauman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk.
Dede lantas buru-buru melapor ke petugas Rutan jika ada seorang napi kabur.
Petugas Rutan pun menindaklanjutinya.
Menurut keterangan Dede, napi tersebut berperawakan kurus dan potongan rambut pendek.
Kala kabur, napi itu mengenakan celana panjang hitam serta kaus hitam.
Selain itu, juga mengenakan kemeja krem. Namun saat kabur, kemeja itu tersangkut kawat.
Napi itu melepasnya dan menyampirkannya ke bahu.
RunningNews
TribunBreakingNews
Napi Kabur dari Rutan Nganjuk
napi kabur
Rutan Kelas IIB Nganjuk
berita Nganjuk terkini
Multiangle
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Akhir Pelarian Napi Rutan Nganjuk yang Kabur Berhasil Ditangkap di Tumpukan Jerami |
|
|---|
| Pemicu Pelarian Napi Rutan Nganjuk Terungkap: Terlilit Utang dan Galau Istri Jadi TKW |
|
|---|
| Napi Kasus Pencurian Kabur dari Rutan Nganjuk, Padahal akan Bebas pada Bulan April 2026 |
|
|---|
| Identitas Napi Kabur Terkuak, Karutan Nganjuk Sebut Pelaku Terjerat Kasus Pencurian |
|
|---|
| Kesaksian Penjual Es Cincau Lihat Napi Rutan Nganjuk Kabur: Tersangkut Kawat Berduri Sebelum Lari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/napi-di-rutan-nganjuk-kabur.jpg)