SPPG Cangkringan Sudah Bisa Beroperasi Lagi, Suspend BGN Dicabut: Tidak Pernah Terima Komplain

SPPG Cangkringan memastikan bahwa penangguhan sementara didapat karena kesalahan pengisian dokumen laporan.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
BISA BEROPERASI LAGI - SPPG Cangkringan di Kabupaten Nganjuk, telah kirimkan jawaban ke BGN terkait sanksi suspend yang diberikan, Rabu (4/3/2026). Kamis (5/3/2026), SPPG Cangkringan sudah bisa beroperasi lagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM - SPPG Cangkringan yang beralamat di Jalan Letjen S Parman I Nomor 39, Kelurahan Cangkringan, KecamatanNganjuk, Kabupaten Nganjuk, mendapat sanksi dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Buka suara ihwal ini, SPPG Cangkringan memastikan bahwa penangguhan sementara didapat karena kesalahan pengisian dokumen laporan.

Baca juga: Bukan Akibat Komplain Menu MBG, 1 SPPG di Nganjuk Dapat Suspend dari BGN karena Kesalahan Isi Form

"Disuspend karena kita murni kesalahan teknis pada pelaporan, bukan dari pelayanan atau menu MBG," kata Kepala SPPG Cangkringan, Chabib Chisbulloh, Rabu (4/3/2026).

Chabib menjelaskan, SPPG Cangkringan sudah memberi jawaban ke BGN atas sanksi tersebut.

Jawaban itu pun telah mendapat balasan dari BGN.

"Opersional SPPG Cangkringan berhenti sementara sejak Selasa kemarin dan hari ini," ungkapnya. 

"Usai jawaban dikirimkan, BGN mencabut sanksi itu. Surat pencabutan sanksi sudah kami terima," jelas Chabib.

"Sehingga, besok Kamis (5/3/2026), SPPG Cangkringan beroperasi lagi," imbuhnya.

Ia menyatakan, SPPG Cangkringan melayani sembilan sekolah dalam penyaluran MBG, mulai jenjang jenjang PG, TK, SD, SMP, dan SMA.

Totalnya, ada 2.566 siswa atau penerima manfaat MBG.

Kemudian, untuk sasaran 3B, meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita melayani dua kelurahan, Cangkringan dan Kartoharjo, dengan jumlah 261 penerima manfaat.

"Sejauh ini, SPPG Cangkringan tidak pernah menerima komplain soal menu MBG," kata Chabib.

"Kami memberikan pelayanan sesuai arahan BGN," lanjutnya.

"Saat Ramadan ini menunya keringan, diberi label harga, dan transparan di media sosial resmi kami," jelas Chabib.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved