Menkop Optimistis Mampu Lampaui Target Peresmian KDKMP pada Agustus 2026

Kementerian Koperasi bakal berusaha optimal untuk mewujudkan target tersebut, bahkan, melampauinya.

Tayang:
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
OPTIMISME PERESMIAN KDKMP - Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono (peci hitam), saat memberikan penjelasan mengenai target peresmian KDKMP, Sabtu (16/5/2026). Optimistis lampaui target operasional 20.000 KDKMP pada Agustus 2026. 
Ringkasan Berita:
  • KDKMP yang diresmikan pada Agustus 2026, ditargetkan berjumlah 20.000 unit.
  • Kemenkop bakal berusaha optimal untuk mewujudkan target tersebut, bahkan, melampauinya.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wilayah Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng).

Peresmian dilakukan dari KDKMP Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Baca juga: Prabowo Sedih Kerap Dapat Laporan Penyelewengan yang Dilakukan Pejabat, BPK Diminta Tak Tebang Pilih

Prabowo juga menargetkan, ke depan, KDKMP yang diresmikan pada Agustus 2026, berjumlah 20.000 unit.

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bakal berusaha optimal untuk mewujudkan target tersebut, bahkan, melampauinya.

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, bersyukur prosesi peresmian operasionalisasi secara simbolis terhadap 1.061 KDMP berjalan lancar.

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem KDKMP.

"Nanti di bulan Agustus 2026, meskipun Bapak Presiden tadi menyampaikan akan diresmikan lagi 20.000 KDKMP, kami akan berusaha maksimal agar bisa lebih dari yang ditargetkan," katanya.

Ia menjelaskan, upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa atau kelurahan akan terwujud lewat pengoperasian ribuan KDKMP ini.

Menurutnya, kehadiran KDKMP ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi rakyat berbasis koperasi.

"Peresmian ini awal permulaan dari KDKMP yang saat ini sudah selesai 100 persen pembangunannya hampir 9.200 unit. Namun atas arahan Pak Presiden diresmikan untuk tahap pertama 1.061 unit KDKMP," sebutnya.

Ia memaparkan, KDKMP yang sudah beroperasi akan menjadi penyerap dari berbagai produk masyarakat desa.

Mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan,kerajinan, dan kuliner.

Selain itu, KDKMP juga akan berperan dalam penyaluran dan penyediaan berbagai produk sembako atau barang bersubsidi lainnya.

"Mudah-mudahan keberadaan KDKMP ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya untuk anggota serta masyarakat," paparnya.

Pihaknya mendapat beberapa kendala dalam pembangunan KDKMP.

Kendala tersebut mengenai luasan lahan.

Sesuai ketentuan, KDKMP dibangun di atas lahan berukuran 1.000 meter persegi.

Ferry menyatakan, pihaknya bakal memberikan solusi guna menuntaskannya.

"Kami sedang melakukan kajian agar konsep pembangunan gerai, gudang, atau sarana kelengkapan lainnya dibangun secara vertikal," urainya.

"Kami sedang mempertimbangkan untuk memberikan pekerjaan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara untuk lokasi tanah yang kurang dari seribu meter. Khususnya untuk kelurahan maupun daerah-daerah di pedesaan yang duduknya sedikit," tambahnya.

Optimistis

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota mengungkapkan, sebagai pelaksana tugas untuk membangun gerai, gudang dan sarana kelengkapan lainnya, pihaknya optimistis target peresmian 30.000 unit KDKMP ke depan bisa tercapai. 

"Untuk KDKMP susulan, kami sangat optimis. Kami yakin bahwa berkat dukungan seluruh Lembaga Kementerian dan Lembaga Negara itu akan mempermudah mewujudkan apa yang sudah kita rencanakan bersama," paparnya. 

Sementara, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI, Tandyo Budi Revita mengatakan, secara umum, dalam pembangunan aset fisik KDKMP untuk wilayah Jawa, tidak ada kendala yang berarti. 

Namun untuk di desa atau kelurahan terpencil seperti di Papua, memang memerlukan tindakan yang ekstra.

"Karena keterbatasan sumber daya dan lokasi yang sulit ditembus dengan transportasi darat," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved