Temukan Benda Bertuliskan Jangan Dibanting, 2 Bocah di Nganjuk Luka Parah Akibat Ledakan

Dua bocah asal Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jatim, mengalami luka akibat ledakan benda misterius

Tayang:
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
ILUSTRASI KORBAN LEDAKAN - Dua bocah asal Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jatim, mengalami luka akibat ledakan benda misterius yang ditemukan di kawasan Vila Garas. 

 

Ringkasan Berita:
  • Dua bocah di Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Nganjuk, mengalami luka di telapak tangan akibat ledakan benda misterius.
  • Benda tersebut ditemukan dalam tas biru yang tersimpan di atas plafon bangunan kawasan Vila Garas.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dua bocah asal Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jatim, mengalami luka parah pada telapak tangan akibat ledakan benda misterius yang ditemukan dalam tas di kawasan Vila Garas.

Korban masing-masing berinisial DF (12) dan RF (13). Saat ini keduanya telah mendapatkan penanganan, sementara polisi masih menyelidiki jenis benda yang menyebabkan ledakan tersebut.

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadhi mengatakan kejadian bermula saat tiga sekawan, DF, EY, dan MA mencari bunglon di depan kawasan Vila Garas, setempat, Rabu (3/6/2026) pukul 15.00 WIB. 

Saat berada di lokasi, salah satu dari mereka melihat sebuah tas berwarna biru yang tergeletak di atas plafon bangunan.

"Mereka penasaran dan naik ke atas untuk mengecek," katanya, Sabtu (6/6/2026). 

Baca juga: Diawali Suara Ledakan, Rumah Lansia di Blitar Ludes Terbakar Bersama Uang Rp78 Juta

Setelah dibuka, tas itu diketahui berisi sejumlah barang.

"Di tas ada uang logam Rp 500, satu perangkat jemala (headset) hitam, dua buah benda yang satu bulat sebesar beterai, dan satunya segenggam tangan. Benda itu terbungkus plastik putih dan dilakban merah, juga terdapat tulisan jangan dibanting," jelasnya. 

Setelah melihat isi tas, ketiga anak itu menutup kembali tas tersebut dan meletakkannya di tempat semula sebelum pulang ke rumah masing-masing.

Baca juga: Kronologi Rumah Mantan Wali Kota Surabaya Dibobol Maling, Pelaku Cuma Gasak Bolpoin

"Keesokan harinya, di depan rumah, MA cerita kepada RF bahwa dia kemarin melihat ada tas di Vila Garas. Tak lama, DF dan teman-teman ikut berkumpul. Cerita mengenai tas berlanjut," ujarnya. 

Ia mengungkapkan, tuntas cerita, DF mengajak RF untuk melihat tas yang diceritakan MA.

Mereka beranjak menuju Vila Garas. Setibanya di sana, petaka pun tiba. 

"DF dan RF terkena ledakan. Yang ke lokasi DF dan RF. MA tak ikut karena ada les," terangnya. 

Polisi hingga kini masih mendalami jenis benda yang meledak dan melukai DF maupun RF

Baca juga: Warga Nganjuk Keluhkan Bau Menyengat dari Tempat Limbah Bulu Unggas, DPRD Lakukan Sidak

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved