Warga Desa Wonosunyo Pasuruan Semringah, 12 Tahun Menunggu, Akhirnya Jalan Desanya Diperbaiki

Jalan di Dusun Belahan Jowo, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur bakal diperbaiki

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Galih Lintartika
KABAR BAIK - Saim, salah satu tokoh masyarakat Desa Wonosunyo saat menunjukkan jalan desanya yang rusak dan lama tidak tersentuh pembangunan. 

Poin Penting :

  • Jalan di Dusun Belahan Jowo, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur bakal diperbaiki
  • Perbaiki jalan ini rencananya akan dibangun menggunakan dana Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 80 Miliar
  • Selama 12 tahun jalan di desa itu belum tersentuh perbaikan

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Warga Dusun Belahan Jowo, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur semringah.

Setelah belasan tahun menanti, akhirnya jalan desa segera diperbaiki. 

Hal ini diutarakan oleh Saim, salah satu tokoh masyarakat Dusun Belahan Jowo, setelah mengikuti sosialisasi pelaksanaan pemeliharaan berkala jalan Kabupaten Pasuruan oleh Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) di Hotel Dalwa Bangil, Kamis (16/10/2025) lalu.

Dia mengaku senang, karena dari 33 ruas yang jalan rencananya akan dibangun menggunakan dana Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 80 Miliar itu salah satunya akan memperbaiki jalan yang ada di desanya, di Wonosunyo.

“Allhamdulilah kalau memang akan dibangun sama pemerintah. Kami, warga Desa Wonosunyo sangat senang sekali. Kemarin saya juga sudah ikut sosialisasi dari dinas di Hotel Dalwa,” kata Saim saat ditemui di kediamannya, Minggu (19/10/2025).

Baca juga: Pengerjaan Proyek Rehabilitasi Bendung Irigasi Selang Pasuruan On Progres, Masuk Tahap Pembesian

Dia mengakui, terakhir ada pembangunan itu 12 tahun yang lalu. Setelah itu, sudah tidak ada lagi sentuhan perbaikan. Yang ada, kata dia, pembangunan swadaya masyarakat. Ada jalan rusak, warga berbondong - bondong iuran semen, pasir dan dikerjakan sama - sama.

“Ya kalau dibangun jujur aja senang sekali. Perbaikan jalan ini menjadi salah satu simbol kebangkitan ekonomi warga karena akses ke desa kami semakin mulus karena selama ini aksesnnya kan susah. Mudah mudahan ini membawa kebangkitan,” terangnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Kabupaten Pasuruan menggelar sosialisasi pelaksanaan pemeliharaan berkala jalan.

Sosialisasi kali ini, khusus untuk pelaksanaan pekerjaan yang menggunakan sumber dana DBHCHT.

Sosialisasi diikuti perwakilan dari desa, kecamatan, dinas, dan kepolisian.

Dalam forum itu, Dinas BMBK mendapatkan alokasi anggaran DBHCHT sebesar Rp 80 Miliar di tahun 2025. Sesuai dengan petunjuk penggunaannya, anggaran itu akan digunakan untuk membangun 33 ruas jalan. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved