Pecatan Polisi Kini Diburu, Diduga Terlibat Kasus Penipuan PPPK RSUD dr Soedarsono Purut

Korps Bhayangkara menemukan adanya keterlibatan orang lain dalam kasus penipuan penerimaan PPPK di lingkungan RSUD dr Soedarsono Purut.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Galih Lintartika
KETAHUAN - Polisi saat berhasil mengungkap penipuan penerimaan P3K di RSUD dr Soedarsono Purut, Kota Pasuruan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Penanganan kasus dugaan penipuan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan RSUD dr Soedarsono Purut, Kota Pasuruan, masih berlanjut.

Terbaru, Satreskrim Polres Pasuruan Kota akan memburu tersangka lain dalam perkara tersebut.

Baca juga: Buntut Kasus Dugaan Investasi Bodong Oknum Guru MTsN 3, Pejabat Kemenag Ikut Dimintai Keterangan

Korps Bhayangkara menemukan keterlibatan orang lain dalam kasus penipuan yang merugikan korbannya, NK, sekitar Rp81 juta tersebut.

Dari penelusuran sementara, ada keterlibatan mantan anggota polisi.

''Tersangka TA ini tidak sendirian dalam melancarkan aksi jahatnya. Dia dibantu seseorang yang setelah kami telusuri adalah mantan anggota Polri yang sudah dipecat karena kasus penipuan,'' katanya, Rabu (11/3/2026).

Menurut dia, mantan anggota polisi yang dipecat tersebut juga pernah tersandung dalam kasus penipuan.

Bedanya, dulu oknum tersebut pelaku penipuan penerimaan anggota polisi, kini penipuan PPPK di instansi pemerintahan.

''Kami sudah cek data dan track record mantan anggota polisi itu," tuturnya.

"Ternyata dia juga terlibat dalam banyak penipuan yang angkanya fantastis, mencapai miliaran. Ini jaringan penipuan yang luar biasa,'' tambah dia.

Disampaikan Decky, sapaan akrabnya, pihaknya sedang memburu keberadaan oknum tersebut.

Dia juga mengaku melibatkan tim dari Polda Jawa Timur untuk melacak keberadaan yang bersangkutan.

''Kami mohon doa dan dukungannya agar satu pelaku ini bisa tertangkap. Harapannya, ketika dia ditangkap, oknum yang beraksi saat penerimaan pegawai ini tidak berkeliaran dan melakukan penipuan,'' teranya.

Kasat menyebut, peran oknum polisi yang masih dalam pengejaran petugas itu sangat vital dalam perkara ini.

Decky optimistis ketika pelaku ini ditangkap, kotak pandora kasus penipuan penerimaan PPPK ini terbuka lebar.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved