Semangat ‘Merawat Pertiwi’ Menggema di Pelantikan PAC PDIP Bojonegoro

Pelantikan PAC PDI Perjuangan Bojonegoro diwarnai penyerahan bibit pohon mangga sebagai simbol gerakan lingkungan.

Tayang:
Editor: Samsul Arifin
Istimewa
PELANTIKAN - Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Bojonegoro di GOR Dabonsia, Minggu (19/5/2026), diwarnai penyerahan simbolis bibit pohon mangga kepada para ketua PAC. 

Ringkasan Berita:
  • Pelantikan PAC PDI Perjuangan Bojonegoro diwarnai penyerahan bibit pohon mangga sebagai simbol gerakan lingkungan.
  • PDIP Jatim menekankan kader harus dekat dengan rakyat dan tidak hanya aktif saat momen politik.
  • Kegiatan juga menjadi bagian konsolidasi partai dan penguatan struktur hingga tingkat akar rumput.

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Bojonegoro di GOR Dabonsia, Minggu (19/5/2026) diwarnai penyerahan simbolis bibit pohon mangga kepada para Ketua PAC.

Simbol tersebut menjadi bagian dari gerakan “Merawat Pertiwi” yang selama ini digaungkan PDI Perjuangan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Simbol “Merawat Pertiwi” dalam Gerakan Kader

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan semangat “Merawat Pertiwi” tidak boleh berhenti hanya sebagai slogan politik.

Menurutnya, kader partai harus mampu menerjemahkan semangat tersebut menjadi kerja nyata di tengah masyarakat.

“PAC harus tumbuh kuat bersama rakyat. Politik tidak boleh tercerabut dari tanah tempat rakyat hidup. Pohon mangga yang diserahkan hari ini menjadi simbol bahwa kader PDI Perjuangan harus memberi keteduhan, merawat kehidupan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” tegas Deni di hadapan lebih dari 1.300 kader dan pengurus partai yang memadati arena pelantikan.

Dalam arahannya, Deni mengingatkan bahwa kader partai tidak cukup hanya bergerak saat momentum elektoral.

Baca juga: Tatap Pemilu 2029, PDI Perjuangan Lamongan Lantik Pengurus PAC Baru: Fokus Regenerasi Gen Z

Menurutnya, politik harus hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk dalam menjaga lingkungan sosial maupun alam sekitar.

“Politik harus memberi manfaat nyata bagi rakyat dan lingkungan tempat mereka hidup,” ujarnya.

Politisi muda yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim itu pun menegaskan bahwa PAC merupakan ujung tombak partai yang paling dekat dengan masyarakat.

Karena itu, kader diminta terus menjaga semangat gotong royong serta aktif turun mendengar persoalan warga.

“PAC harus menjadi rumah rakyat. Politik akan punya arti kalau kader hadir di tengah masyarakat, mendengar persoalan mereka, dan ikut mencari jalan keluar bersama,” katanya.

Menurut Deni, rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang berlangsung di berbagai daerah Jawa Timur bukan sekadar agenda formal organisasi.

Lebih dari itu, Musancab menjadi bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan partai agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar kerakyatannya.

Nuansa konsolidasi itu terasa kuat di GOR Dabonsia. Para kader tampak antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai.

Beberapa di antaranya bahkan terlihat mengabadikan momen pelantikan dan penyerahan bibit pohon menggunakan ponsel mereka.

Apresiasi dari Wakil Bupati Bojonegoro

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved