Modus Minta Diantar ke Penjual Tapi Rampas Motor, Residivis Probolinggo Babak Belur Dihajar Massa

Seorang pria asal Kota Probolinggo, babak belur dihajar massa setelah merampas sepeda motor di Kecamatan Banyuanyar

Tayang:
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Sudarma Adi
Istimewa
BABAK BELUR - Kondisi pelaku perampasan sepeda motor setelah diamuk massa, Kamis (21/5/2026) malam. Akibatnya, pelaku harus dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. 
Ringkasan Berita:
  • Waktu & Lokasi: Kamis, 21 Mei 2026 pukul 21.00 WIB; bermula di Banyuanyar, berakhir di Gending.
  • Modus Operandi: Meminta tolong diantar ke penjual motor fiktif untuk merampas kunci kontak.
  • Identitas Pelaku: Heri Gunawan (43), residivis asal Kota Probolinggo.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ahsan Faradisi

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Seorang pria asal Kota Probolinggo, babak belur dihajar massa setelah merampas sepeda motor di Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (21/5/2026) malam.

Perampasan motor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat korban, Sayadi (54) warga Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, didatangi pelaku Heri Gunawan (43) warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Saat didatangi, pelaku meminta kepada korban untuk diantar ke penjual motor.

Baca juga: Produksi Petasan, Pemuda di Kraksaan Probolinggo Ditangkap, Ratusan Petasan Jadi Bukti Kuat

Kronologi: Manfaatkan Rasa Iba Korban

Korban yang tidak menaruh curiga kemudian bersedia mengantarkan pelaku menuju Desa Sebaung, Kecamatan Gending.

Namun, sesampainya di lokasi, penjual motor yang dimaksud tidak berada di tempat. Saat korban lengah, pelaku tiba-tiba merampas kunci kontak sepeda motor Honda Vario bernopol N 6699 HA dan langsung membawa kabur kendaraan tersebut.

"Sebelumnya saya tidak kenal dengan pelaku. Pelaku datang ke rumah tetangga, lalu meminta diantar ke penjual motor. Karena kasihan, akhirnya saya antar," kata Sayadi, Jum'at (22/5/2026).

Menyadari kendaraannya dibawa kabur, Sayadi kemudian berteriak “maling” sambil meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan itu, warga langsung mengejar hingga pelaku ditangkap di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.

"Moro-moro merampas kontak saya, awalnya saya kira dia hendak mau menyetir, tapi malah ngebut. Spontan saya langsung teriak minta tolong," ujar Sayadi.

Kesal dengan aksi pelaku, warga yang geram kemudian menghajar pelaku hingga babak belur.

Beruntung, anggota Polsek Gending yang tengah berpatroli segera datang ke lokasi dan mengamankan pelaku sebelum dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan perawatan medis.

"Ya warga kesal karena memang marak kasus pencurian atau pembegalan. Untungnya tadi anggota dari kepolisian cepat datang, jadi langsung diamankan," ungkapnya.

Baca juga: Dapat Hibah Misterius, Groundbreaking Masjid Ar Rozy Kota Probolinggo Akhirnya Dilakukan

Sementara itu, Kapolsek Gending, AKP Mugi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku meminta korban mengantarnya ke penjual motor, namun setibanya di lokasi justru merampas kendaraan korban dan melarikan diri.

"Pelaku ini merupakan residivis. Saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Selanjutnya kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kemungkinan adanya TKP lain," ujar AKP Mugi.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved