East Java Junior Padel 2026 Digelar di Surabaya, PBPI Jatim Siapkan Atlet Muda menuju PON

Olahraga padel semakin berkembang di Jawa Timur. Untuk pertama kalinya, PBPI Jawa Timur bersama Atom Sports Center Pasar Atom

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Nur Ika Anisa
PADEL JUNIOR SURABAYA- Potret pemain turnamen East Java Junior Padel 2026 di Pasar Atom Surabaya, Sabtu (9/5/2026). turnamen ini merupakan ajang pembinaan atlet muda padel di Surabaya yang diinisiasi oleh PBPI Jawa Timur bersama Atom Sports Center Pasar Atom. 

 

Ringkasan Berita:
  • PBPI Jawa Timur dan Atom Sports Center Pasar Atom menggelar turnamen East Java Junior Padel 2026 di Surabaya pada 9–10 Mei 2026
  • Turnamen mempertandingkan kategori usia 12–20 tahun putra dan putri, dengan format unik seperti Americano Series yang melatih adaptasi dan strategi pemain.
  • PBPI Jawa Timur menargetkan pembinaan atlet usia dini untuk persiapan ajang besar seperti PON dan Asian Games

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Olahraga padel semakin berkembang di Jawa Timur. Untuk pertama kalinya, PBPI Jawa Timur bersama Atom Sports Center Pasar Atom menggelar turnamen East Java Junior Padel 2026 yang menjadi ajang pembinaan atlet muda padel di Surabaya.

Turnamen yang berlangsung pada 9–10 Mei 2026 ini mempertandingkan kategori usia 12 hingga 20 tahun untuk putra dan putri. Event tersebut digelar di Atom Sports Center Pasar Atom, Surabaya.

Tak sekadar menjadi kompetisi, ajang ini juga disebut sebagai langkah awal menyiapkan regenerasi atlet padel Jawa Timur menuju level nasional.

Sementara itu, Ketua PBPI Jawa Timur, Rudie Risdianto menyebut East Java Junior Padel 2026 dirancang bukan hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga pengalaman bermain yang menyenangkan bagi atlet muda.

Pihaknya saat ini tengah memperbanyak turnamen padel, khususnya bagi kelompok usia muda.

“Alasan kami mendorong turnamen padel anak muda untuk mempersiapkan diri mengikuti even-even, seperti PON dan Asian Games,” ungkapnya di Pasar Atom Mall, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, turnamen kelompok umur penting untuk mencari bibit atlet potensial yang nantinya dipersiapkan mewakili Jawa Timur di level internasional.

“Sekarang kami masih ada waktu enam tahun lagi. Instruksi PBPI fokus di kelompok umur (KU) 14 dan 16 karena itu golden age. Maka dari itu kami mendorong banget turnamen kelompok umur ini,” imbuhnya.

Salah satu kategori yang menarik perhatian adalah Americano Series, yakni format pertandingan di mana pemain akan terus berganti pasangan di setiap ronde.

Baca juga: Cabor Padel Resmi Terbentuk di Kabupaten Kediri, Target Porprov Jatim 2027

Konsep tersebut dinilai mampu melatih kemampuan adaptasi dan strategi para atlet muda di lapangan.

Kategori yang dipertandingkan dalam turnamen ini meliputi Americano Series KU 12 Putra, Americano Series KU 12–20 Putri dan Team Competition KU 14–20 Putra.

Selain pertandingan, panitia juga menghadirkan sejumlah aktivitas pendukung seperti free coaching clinic, free main bareng (mabar), hingga trial head ball untuk peserta dan pengunjung.

Hari pertama turnamen dibuka dengan opening ceremony yang dihadiri jajaran PBPI Jawa Timur, KONI Jawa Timur, atlet muda, hingga tamu VIP dan media.

Dengan konsep pertandingan yang fresh dan atmosfer kompetisi yang kompetitif, East Java Junior Padel 2026 diharapkan menjadi salah satu event olahraga junior paling menarik di Surabaya sekaligus melahirkan bibit atlet padel masa depan dari Jawa Timur.

Peserta turnamen Avery Celia Tan (12) mengaku aktif bermain padel sejak tiga bulan lalu. Ia rutin mengikuti latihan dua minggu sekali, dengan dua kali latihan intens.

Siswi kelas VI salah satu sekolah di Surabaya ini mengaku ingin menggeluti padel setelah dua tahun intens olahraga tenis. Menurutnya padel dan tenis memiliki karakter berbeda. Secara teknik, Avery mengaku lebih sulit tenis, dan ingin mencoba lebih banyak teknik olahraga padel. 

“Baru tiga bulan main, buat pertandingan ini tidak ada latihan pagi. Kalau yang ini hanya ikut lomba dan latihan setiap hari dua jam pagi, dua jam malam. Baru dua kali ikut turnamen,” sebutnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved