Viral Bola
Sosok WNI Pemilik Klub Serie A Como 1907 yang Lolos Semifinal Coppa Italia
Langkah klub milik WNI yang berlaga di Serie A Liga Italia, Como 1907 ini menjadi sejarah gemilang yang kembali diulang.
Pencapaian terbaiknya baru dirah pada 1975 saat Camo menjuarai Serie A.
Sejak itu, klub beberapa kali meraih hasil positif meski masih naik-turun kompetisi.
Sayangnya, masalah keuangan kembali menghalangi perkembangan Como.
Pada 2005-2006, klub bahkan terdegradasi sampai Serie D dan mengalami kebangkrutan.
Pada 2009-2015, Como mulai mendapat hasil baik sehingga promosi ke Serie C.
Namun, keuangan klub lagi-lagi menjadi penghambat.
Perusahaan Akosua Puni Essien kemudian memenangkan lelang pailit klub.
Perubahan kepemilikan membuat klub berubah menjadi FC Como.
Namun, nama tersebut tidak terdaftar dalam liga, sehingga FC Como harus mulai berlaga pada Serie D 2017-2018.
Baca juga: Sosok Istri Asri Damuna Ngamuk Suami Ajak Jiah ke Hotel, Sang Pejabat Kemenhub Kini Dibebastugaskan
Pada 4 April 2019, Como kembali diakusisi oleh perusahaan hiburan asal Inggris, SENT Entertaiment Ltd yang dimiliki Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono dari Grup Djarum.
Perusahaan ini mengubah nama klub menjadi Como 1907.
Hartono bersaudara menyediakan dana, memberikan infrastruktur olahraga baru, memperbaiki stadion, mendirikan akademi pemuda, serta membentuk tim utama yang baik.
Bersama pemilik baru, klub langsung memenangkan Serie D dan promosi ke Serie C setahun kemudian.
Pada akhir 2020-2021, Como memenangkan Serie C dan masuk ke Serie B.
Como berlaga di Serie B selama dua musim, yakni 2021-2022 dan 2022-2023.
Pada akhirnya, klub itu menempati peringkat kedua dan berhak promosi ke Serie A mudim depan.
Usaha majukan Como 1907
Diberitakan Kompas.id, Sabtu (11/5/2024), Hartono bersaudara membeli Como dengan dana 850.000 euro (Rp 14 miliar) dan membayar utang 150.000 euro (Rp 2,6 miliar).
Di bawah investasi besar-besaran dari konglomerat Indonesia itu, Como cepat meraih hasil positif dan promosi ke Serie A.
Demi Como 1907, Hartono bersaudara rela merekrut nama-nama besar dalam dunia sepak bola untuk berinvestasi dan melatih Como.
Mereka antara lain Cesc Fabregas, Thiery Henry, dan Dennis Wise.
Fabregas merupakan asisten pelatih utama Osian Roberts sekaligus pemegang saham klub, bersama Thierry Henry.
Sementara Dennis Wise bertugas sebagai direktur olahraga klub.
Operasional klub menjadi salah satu senjata Como lolos ke Serie A, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (11/5/2024).
Dennis Wise bekerja sama dengan General Manager, Carlaalberto Ludi merenovasi markas Como Stadion Giuseppe Sinigaglia yang sebelumnya tidak layak pakai.
Pelatih utama Como, Osian Roberts juga merekrut banyak asisten pelatih.
Mereka adalah Cesc Fabregas serta dua staf pelatih asal Indonesia yakni Kurniawan Dwi Yulianto dan Dani Suryadi.
Kolaborasi Osian Roberts dan para asisten menstabilkan kondisi Como, sehingga memastikan klub ini ke Serie A Italia.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Gelandang AC Milan Luka Modric Siap Tempur Lawan Genoa Padahal Baru Operasi karena Cedera Parah |
|
|---|
| Antonio Cassano Sebut Allegri Jadi Biang Keladi Performa Buruk AC Milan, Sarankan Rekrut Conte |
|
|---|
| Rafael Leao Masuk Daftar Jual AC Milan yang Akan Cuci Gudang di Bursa Transfer Musim Panas |
|
|---|
| Rencana Cadangan Real Madrid Jika Jose Mourinho Urung Jadi Pelatih, Legenda Klub Dilirik |
|
|---|
| Kesalahan Fatal Gelandang Rp1,4 Triliun, Liverpool Dipermalukan di Kandang Aston Villa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/klub-di-Serie-A-Liga-Italia-Como-1907.jpg)