Kontroversi Offside 8 Menit di Laga Atletico Madrid vs Barcelona, El Barca Gugat Keputusan Wasit
Kontroversi terjadi di babak kedua ketika gol Pau Cubarsi pada menit ke-52 dianulir setelah tinjauan VAR selama delapan menit karena offside
Ringkasan Berita:
- Barcelona mengajukan pengaduan resmi ke RFEF usai gol Pau Cubarsi dianulir VAR.
- CTA mengakui adanya gangguan teknis pada sistem offside semi-otomatis.
- Leg kedua semifinal Copa del Rey digelar 4 Maret 2026 di Camp Nou.
TRIBUNJATIM.COM - Fakta menarik saat laga leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB.
Pada laga itu Atletico Madrid mencukur Barcelona dengan skor telak 4-0.
Gol bunuh diri Eric Garcia pada menit ke-7 membuka keunggulan Atletico, yang kemudian berlanjut lewat gol Antoine Griezmann (14’), Ademola Lookman (33’), dan Julian Alvarez (45+2’).
Kontroversi terjadi di babak kedua ketika gol Pau Cubarsi pada menit ke-52 dianulir setelah tinjauan VAR selama delapan menit karena offside. Keputusan tersebut memicu kemarahan kubu Blaugrana.
Kekalahan ini semakin menyulitkan Barcelona karena Eric Garcia juga dipastikan absen di leg kedua akibat kartu merah. Barcelona dilaporkan akan melayangkan protes resmi ke RFEF keesokan harinya, seperti yang dilaporkan Barca Universal.
Baca juga: Pelatih Barcelona Hansi Flick Murka usai Dibantai Atletico Madrid di 4-0: Kalian Pantas Kalah!
Barca Ajukan Protes
Oleh sebabnya, resmi mengajukan pengaduan kepada Real Federación Española de Fútbol (RFEF) setelah keputusan wasit dan VAR dinilai merugikan
Kontroversi utama terjadi saat gol Pau Cubarsi pada menit ke-52 dianulir usai tinjauan VAR selama delapan menit karena dianggap offside. Keputusan itu memicu kemarahan kubu Blaugrana karena dinilai mengubah momentum pertandingan.
Situasi semakin panas setelah Komite Teknis Wasit (CTA) mengakui adanya gangguan pada sistem offside semi-otomatis.
Baca juga: AC Milan Siap Tebus Mantan Bek Gagal Juventus dan Pemain Belakang Barcelona
Dalam pernyataannya, CTA menyebut keputusan akhirnya diambil dengan menggambar garis offside secara manual.
Barcelona menilai insiden tersebut berdampak krusial, bukan hanya karena gol dianulir, tetapi juga karena penundaan panjang yang dinilai merusak ritme permainan.
Tuntutan Barcelona ke RFEF
Dalam pengaduannya, manajemen Barcelona tidak hanya menyoroti keputusan akhir VAR, tetapi juga prosedur penanganan insiden, transparansi komunikasi, serta dampak penundaan delapan menit terhadap jalannya pertandingan.
Barcelona berharap langkah ini dapat mendapatkan klarifikasi resmi dari RFEF lalu mendorong evaluasi sistem VAR dan mencegah insiden serupa di laga penting mendatang.
Kini perhatian tertuju pada respons RFEF dan CTA terhadap pengaduan tersebut.
Pelatih Barcelona Hansi Flick Murka
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dikabarkan murka usai pertandingan.
Kemarahan Flick disebut tak berhenti pada malam pertandingan saja. Dalam sesi latihan selepas laga kontra Atletico, ia kembali memberikan ceramah panjang kepada para pemain.
semifinal Copa del Rey
Copa del Rey
Barcelona
Atletico Madrid
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Viral Terpopuler: Kantor Gubernur Dilempari Sampah hingga Penjelasan Pertamina Kru Kapal Gamsunoro |
|
|---|
| Jatim Terpopuler: Pengakuan ASN Selingkuh hingga Sosok Pemilik Kotak Styrofoam Dikira Peledak |
|
|---|
| Keterlaluan, Maling Bobol SDN Sonobekel Nganjuk, 3 Laptop Amblas, Sosok Pelaku Terekam CCTV |
|
|---|
| Pengakuan Wanita yang Selingkuh dengan Oknum Polisi Polres Nganjuk, Ternyata Baru Diangkat P3K |
|
|---|
| Soal Kenaikan Harga LPG Non-Subsidi, Pemprov Jatim Buka Suara: Dipengaruhi Biaya Transportasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Para-pemain-FC-Barcelona-sebelum-pertandingan-pekan-ke-20.jpg)