Viral Bola

Manchester United Ditinggal Sponsor, Pemasukan Merosot Hampir Rp1 Triliun

Manchester United berpotensi kehilangan pemasukan setelah ditinggal sejumlah sponsor utama.

Tayang:
Instagram/@manutd
SPONSOR HENGKANG - Manchester United berpotensi kehilangan pemasukan setelah ditinggal sejumlah sponsor utama. United hampir kehilangan pemasukan mendekati Rp1 triliun dari sektor komersial dalam periode terbaru, Rabu (25/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Manchester United berpotensi kehilangan pemasukan setelah ditinggal sejumlah sponsor utama.
  • United hampir kehilangan pemasukan mendekati Rp1 triliun dari sektor komersial dalam periode terbaru.
  • Salah satu penyebab utama adalah berakhirnya kerja sama sponsor perlengkapan latihan dengan Tezos yang bernilai sekitar £24 juta per musim.

 

TRIBUNJATIM.COM - Manchester United berpotensi kehilangan pemasukan setelah ditinggal sejumlah sponsor utama.

Klub berjuluk Setan Merah itu hampir kehilangan pemasukan mendekati Rp1 triliun dari sektor komersial dalam periode terbaru.

Kondisi ini membuat finansial United tertekan.

Dalam laporan keuangan kuartal kedua, Manchester United mengonfirmasi adanya penurunan pendapatan komersial.

Baca juga: Kondisi Carrick Belum Aman, Manchester United Cari Pelatih yang Berpengalaman

Penyebab Pendapatan Menurun

Salah satu penyebab utama adalah berakhirnya kerja sama sponsor perlengkapan latihan dengan Tezos yang bernilai sekitar £24 juta per musim.

Akibatnya, untuk pertama kalinya sejak musim 2021/2022, United menjalani musim tanpa sponsor di perlengkapan latihan, situasi yang sebelumnya juga terjadi setelah kerja sama dengan Aon berakhir.

Tak hanya Tezos, United juga terancam kehilangan pemasukan tambahan dari sponsor lengan baju.

Kerja sama dengan DXC Technology yang bernilai sekitar £20 juta per musim dijadwalkan berakhir pada akhir musim ini.

Selama empat tahun terakhir, DXC menjadi bagian penting dari identitas komersial klub, termasuk membantu pengembangan interaksi digital dengan para penggemar.

Jika kedua sponsor ini tidak segera tergantikan, total potensi kehilangan pendapatan bisa mencapai angka fantastis sebesar £44 juta (sekitar Rp995 miliar).

Baca juga: Senne Lamens Kokoh, Manchester United Siap Lepas Onana dan Tiga Kiper Lainnya

Klaim Masih Punya Daya Tarik 

Meski menghadapi tekanan, pihak Manchester United menegaskan bahwa klub masih menjadi daya tarik besar bagi sponsor global.

Dalam forum penggemar terbaru, juru bicara klub menyatakan:

“Kami tetap melihat performa komersial yang kuat. Kami adalah salah satu klub terbesar di dunia dan tetap menjadi proposisi menarik bagi sponsor dan mitra," tulis keterangan MU dikutip dari Manchester Evening News, dikutip dari SuperSkor.

Klub juga mengklaim tengah melakukan pembicaraan aktif dengan berbagai brand internasional untuk menjalin kerja sama baru.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved