Viral Bola

Sosok Calon Bintang Piala Dunia 2026, Pencetak Gol Termuda Geser Rekor Messi

Kendry Paez, gelandang serang muda milik Timnas Ekuador mendapat sorotan menjelang Piala Dunia 2026.

Tayang:
Instagram/kendrypaez.10
CALON BINTANG PIALA DUNIA - Kendry Paez, gelandang serang muda milik Timnas Ekuador mendapat sorotan menjelang Piala Dunia 2026. Kendry Paez bakal datang sebagai jenderal lapangan tengah yang memikul ekspektasi satu negara di pundaknya, Kamis (23/4/2026). 

Antara Juli 2025 dan Januari 2026, ia dipinjamkan ke klub Prancis, Strasbourg, yang masih dalam satu keanggotaan Blue Co.

Di sana Paez bermain dalam 21 laga dan mencetak 1 gol.

Begitu kelar bernaung di Strasbourg, ia lantas beralih klub dengan pindah ke River Plate.

Di sana Paez dipinjamkan selama 1,5 tahun oleh Chelsea hingga Juni 2027.

Sejauh ini jebolan Independiente del Valle itu mencatat 7 penampilan dan sudah mengukir 1 asis.

Di level tim nasional, Kendry Paez melakoni debutnya bersama Ekuador pada 12 September 2023.

Sejauh ini dirinya telah mengenyam 24 caps dengan torehan 2 gol dan 3 asis.

Baca juga: Pekerja Stadion Venue Piala Dunia 2026 Bersatu, Ancam Mogok Kerja Demi Hak

Jenderal Lapangan Tengah dengan Nomor Keramat 10

Memasuki Piala Dunia 2026, Paez tidak lagi datang sebagai pemain muda yang menjanjikan.

Ia bakal datang sebagai jenderal lapangan tengah yang memikul ekspektasi satu negara di pundaknya.

Nomor keramat 10 telah dikenakannya sejak melakoni debut hingga sekarang.

Baca juga: Sosok yang Beri Ban Kapten Ronaldo Bakal Tampil di Piala Dunia Kelima Kalinya

Rekor Kendry Paez

Perjalanannya menuju turnamen sepak bola sejagat empat tahunan ini dihiasi dengan berbagai rekor.

Paez menyandang gelar sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL pada 2023.

Dirinya berhasil mengalahkan rekor milik Lionel Messi dan Diego Maradona saat mengukir pencapaian itu dengan usia baru menginjak 16 tahun 161 hari. 

Disusul rekor sebagai debutan termuda untuk Timnas Ekuador.

Di balik angka-angka tersebut, terdapat bakat murni yang menggabungkan keanggunan gaya main Amerika Latin dengan efisiensi sepak bola modern Eropa.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved