Viral Bola

Beda Nasib Klub Prabowo dan Putra Jokowi, Garudayaksa Promosi, Persis Solo Degradasi

Persis di kasta tertinggi ternyata hanya berdurasi empat musim. Sepanjang Super League 2025/26, Zanadin Fariz dkk berkutat di papan bawah

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Instagram/@garudayaksafc.official
PROMOSI - Ilustrasi logo Garudayaksa FC, klub milik Presiden Prabowo yang promosi ke Super League. 

Ringkasan Berita:
  1. Persis Solo terdegradasi ke Championship setelah finis di tiga terbawah Super League 2025/26.
  2. Pergantian pelatih dan kebangkitan di putaran kedua gagal menyelamatkan Persis dari degradasi.
  3. Garudayaksa FC yang terafiliasi Prabowo Subianto justru sukses promosi ke Super League musim depan.

 

TRIBUNJATIM.COM - Beda nasib klub sepak bola milik Presiden Prabowo Subianto dengan klub milik anak Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi.

Putra Jokowi, Kaesang Pangarep memiliki klub yakni Persis Solo.

Sedangkan Prabowo memiliki klub bernama Garudayaksa.

Nasib Persis Solo kini degradasi ke Championship usai finis tiga terbawah di Super League 2025/26.

Baca juga: Madura United Bertahan di Super League, Pemain Diguyur Bonus Besar 

Sebuah era bisa berakhir dalam politik, serta bisa berefek pula dalam sepak bola.

Persis Solo diakuisisi Kaesang Pangarep pada 2021 semasa masih berkubang di kasta kedua.

Kaesang merupakan putra bungsu Joko Widodo yang kala itu menjabat Presiden ketujuh RI.

Klub berjuluk Laskar Sambernyawa langsung promosi pada musim pertama usai diakuisisi "bekingan pusat".

Namun, masa Persis di kasta tertinggi ternyata hanya berdurasi empat musim.

Sepanjang Super League 2025/26, Zanadin Fariz dkk berkutat di papan bawah.

Saat dilatih Peter de Roo pada 10 laga pertama, Persis hanya menang satu kali dan imbang dua kali, sisanya kalah.

Performa buruk itu membuat manajemen memecat De Roo dan menunjuk Milomir Seslija sebagai pengganti.

Pelatih asal Bosnia itu baru menampakkan pengaruh sesudah diberikan paket pemain asing pilihannya pada putaran kedua.

Sayangnya, kebangkitan Persis di tangan Milo terlalu terlambat lantaran tim pesaing juga berbenah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved