Viral Bola
Sosok Kahudi Wahyu Widodo, Eks Pelatih PSIS Semarang yang Gaji 2 Bulan dan Kompensasi Belum Dibayar
Selain gaji, mantan pelatih PSIS Semarang Kahudi Wahyu Widodo juga belum menerima kompensasi atas pemutusan kontrak kerja.
Ringkasan Berita:
- Pengakuan Kahudi Wahyu Widodo, mantan pelatih PSIS Semarang yang tagih gaji 2 bulan dan kompensasi karena belum dibayar
- Profil dan sepak terjang Kahudi Wahyu Widodo
- Harapan Kahudi kepada PT Mahesa Jenar Semarang (MJS)
TRIBUNJATIM.COM - Kahudi Wahyu Widodo belakangan menjadi sorotan karena tagih gaji dua bulan yang belum dibayar oleh PSIS Semarang melalui melalui PT Mahesa Jenar Semarang (MJS).
Mantan pelatih PSIS Semarang ini juga belum menerima kompensasi atas pemutusan kontrak kerja.
Selain Kahudi, Bowo Widyo Laksono yang saat itu menjabat sebagai Analyst Coach PSIS Semarang juga bernasib sama.
Atas masalah ini, Kahudi pun siap menempuh jalur hukum.
Kahudi menyebut, dirinya dikontrak selama 10 bulan sebagai pelatih PSIS Semarang untuk mengarungi kompetisi Pegadaian Championship atau Liga 2 musim 2025/2026, terhitung pada Juni 2025.
Namun sebelum masa kontrak habis, PSIS melakukan pengakhiran kontrak pada 28 September 2025.
"Saya sebetulnya masa kontraknya 10 bulan, tapi ada pemutusan kontrak di 28 September 2025, baru tiga bulan atau memasuki bulan keempat sudah diputus kontrak," ujar Kahudi Wahyu seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (31/5/2026).
Dia mengatakan, dirinya baru menerima gaji selama dua bulan yakni pada Juli dan Agustus 2025.
Hingga saat ini, tunggakan gaji September beserta kompensasi pemutusan kontrak pada Oktober 2025 belum diterimanya.
"Tunggakan satu bulan gaji September plus satu kompensasi Oktober, jadi dua bulan (yang belum dibayar)," ungkapnya.
Baca juga: Padahal Unggul Penguasaan, Widodo C Putro Ungkap Penyebab Kekalahan Deltras dari PSIS Semarang
Kahudi Wahyu mengatakan, saat pemutusan kontrak, dirinya diminta membawa mobil operasional milik klub yang disebutnya akan diambil pihak manajemen saat waktu penggajian tiba.
Namun hingga kini, tunggakan gaji beserta kompensasi belum dirinya terima juga.
"Pada 28 itu saya disuruh bawa kendaraan, mobil operasional yang saya pakai waktu saya melatih di sana."
"Kami gajian setiap tanggal 5, tapi sampai sekarang belum dibayarkan dan kendaraan masih sama saya," terangnya.
Pada Februari 2026, pihaknya lalu melapor ke Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI) terkait tunggakan tersebut dengan melampirkan kontrak kerja, bukti chat dengan manajemen, hingga bukti kendaraan operasional yang dia bawa.
| Hasil Final Liga Champions PSG vs Arsenal: The Gunners Gagal Dalam Adu Pinalti, Arteta Tetap Bangga |
|
|---|
| Prediksi PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions: Strategi Jitu The Gunners Depak Sang Juara Bertahan |
|
|---|
| Prediksi Skor Final Liga Champions PSG Vs Arsenal Versi Legenda The Gunners, Les Parisiens Tumbang? |
|
|---|
| Dirumorkan Gabung AC Milan, Mauricio Pochettino Tegaskan Fokus Piala Dunia 2026 untuk Timnas AS |
|
|---|
| Alasan Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 Lawan Oman dan Mozambik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sosok-Kahudi-Wahyu-Widodo-Eks-Pelatih-PSIS-Semarang-yang-Gaji-2-Bulan-dan-Kompensasi-Belum-Dibayar.jpg)