Kecelakaan

Hasil Olah TKP Teknisi AC Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Double Track Surabaya

IN (44) warga Gundih, Bubutan, Surabaya, tewas tertabrak kereta api di perlintasan sebidang Margorukun, Surabaya.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
TERTABRAK KERETA - Pemotor tewas tertabrak Kereta Api (KA) Arjonegoro, Relasi Bojonegoro-Surabaya, saat melintasi perlintasan sebidang, double track, di KM 229+1, Jalan Cepu, Kampung Margorukun, Gundih, Bubutan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/10/2025) sore. Informasinya, pemotor bernasib nahas itu adalah laki-laki berinisial IN (44) warga Gundih, Bubutan, Surabaya. 

Poin Penting:

  • IN (44) warga Gundih, Bubutan, Surabaya, tewas tertabrak kereta api di perlintasan sebidang Margorukun, Surabaya.
  • Tubuh korban pun tertabrak lokomotif KA Arjonegoro hingga terseret sejauh 10 meter ke arah utara.
  • Bodi motor korban yang remuk terlempar hingga masuk ke parit.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemotor tewas tertabrak Kereta Api (KA) Arjonegoro, Relasi Bojonegoro-Surabaya, saat melintasi perlintasan sebidang, double track, di KM 229+1, Jalan Cepu, Kampung Margorukun, Gundih, Bubutan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/10/2025) sore.

Informasinya, pemotor bernasib nahas itu adalah laki-laki berinisial IN (44) warga Gundih, Bubutan, Surabaya.

Ia mengendarai motor jenis 'bebek' berbodi warna hitam Suzuki Shogun. 

Kapolsek Bubutan Polrestabes Surabaya, Kompol Vonny Varisky mengatakan, korban semula hendak melaju dari arah timur kawasan Jalan Semarang menuju ke barat kawasan Jalan Cepu, sekitar pukul 14.00 WIB. 

Namun, sebelum sampai ke Jalan Cepu, pemotor tersebut melintasi ruas jalan penyeberangan perlintasan KA sebidang double track di lokasi tersebut. 

Ternyata, pada waktu yang bersamaan, melintas KA Arjonegoro dari arah selatan menuju utara dengan tujuan pemberhentian Stasiun Pasar Turi Surabaya

"Pada saat palang pintu KA akan ditutup oleh petugasnya karena ada KA yang mau lewat, tiba-tiba korban menerobos, dan bersamaan itu ada KA Arjonegoro melintas ke arah ke Stasiun Pasar Turi," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com.

Tatkala palang besi penutup akses perlintasan tersebut mulai ditutup oleh penjaga palang swadaya, diduga korban mendadak bermanuver menerobos jalur perlintasan penyeberangan tersebut. 

Baca juga: Aksi Berbahaya Bus Karyawan Terobos Palang Pintu Kereta di Probolinggo, Warga: Untung Bisa Mundur

Tubuh korban pun tertabrak lokomotif KA Arjonegoro hingga terseret sejauh 10 meter ke arah utara, hingga tergeletak di area tengah bidang kosong antara dua trek rel lintasan KA. 

Sedangkan bodi motor korban yang remuk karena benturan tersebut terlempar hingga masuk ke parit sedalam lima meter yang berada di samping rel. 

"Sehingga korban tertabrak dan terlempar sekitar 10 meter dan meninggal dunia di TKP, sedangkan motor masuk ke sungai atau selokan di bawah rel KA," pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua RW 02, Soeradji Tulus mengatakan, korban merupakan salah satu warga yang kesehariannya bekerja sebagai teknisi pemasangan dan reparasi AC. 

Insiden kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved