Sosok Pria Bertato yang Tewas di Diskotek Surabaya, Sang Adik Ungkap Pertemuan Terakhir

Jenazah MRY (24), pengunjung diskotek di Surabaya yang diduga tewas dianiaya, diautopsi di RS Bhayangkara Surabaya.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
EVAKUASI - Petugas BPBD, tim medis PMI, dan polisi mengevakuasi jasad MRY (24) ke dalam mobil ambulans untuk dibawa ke Kamar Mayat RSUD dr Soetomo Surabaya, Kamis (27/11/2025). Kanit Reskrim Polsek Genteng Polrestabes Surabaya, Iptu Vian Wijaya mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tewasnya pria di dalam diskotek tersebut.  

Ringkasan Berita:
  • Tangis ibu dan adik-adik MRY, pria yang tewas di diskotek Surabaya pecah setibanya di area tunggu keluarga depan Gedung Kompartemen Dokpol RS Bhayangkara Surabaya.
  • Mereka tak menyangka MRY akan bernasib tragis.
  • GN adik korban terakhir kali berkomunikasi dengan sang kakak, tatkala berpamitan hendak pergi pada Rabu (26/11/2025).

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jenazah MRY (24), pengunjung diskotek di Surabaya yang diduga tewas dianiaya, diautopsi di RS Bhayangkara Surabaya.

Sebelumnya, jenazah pria bertato asal Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, itu dievakuasi sementara di Kamar Mayat RSUD dr Soetomo Surabaya.

Keluarga korban pun telah dihubungi anggota Polsek Genteng Polrestabes Surabaya.

Saat pertama kali kejadian tersebut dilaporkan, yakni pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 04.00 WIB, polisi sempat kesulitan mengidentifikasi secara cepat sosok korban yang ditemukan di salah satu sudut lorong antara dua bangunan gedung Jalan Simpang Dukuh, Genteng, Surabaya.

Pasalnya, korban tidak mengantongi kartu identitas. 

Setibanya di area tunggu keluarga depan Gedung Kompartemen Dokpol RS Bhayangkara Surabaya, tangis ibu dan adik-adik korban pecah. 

Adik korban, GN mengaku tak menyangka jika sang kakak bakal bernasib nahas kehilangan nyawa dengan cara tragis. 

Ia terakhir kali berkomunikasi dengan sang kakak, tatkala berpamitan hendak pergi pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. 

Tak jelas pergi ke mana dan dalam rangka urusan apa. Namun, saat itu sang kakak pergi dengan mengendarai motor.

Baca juga: Polisi Selidiki Tewasnya Pria Bertato di Diskotek Surabaya, Begini Kesaksian Petugas Keamanan Gedung

Hingga akhirnya, lanjut GN, pihak keluarganya didatangi anggota polisi pada Kamis (27/11/2025) siang dan mengabarkan adanya kejadian tersebut. 

"Kemarin sebelum magrib berangkat sendiri naik sepeda motor. Gak tahu (tujuannya ke mana)," ujarnya saat ditemui awak media di RS Bhayangkara Surabaya, pada Kamis (27/11/2025).

Menceritakan sosok sang kakak, GN mengungkapkan, kakaknya belum berkeluarga.

Sebelumnya sang kakak sempat merantau ke Bali untuk bekerja sebagai pekerja proyek.

Kemudian, kembali pulang, dan meneruskan bekerja di bidang yang sama tapi di kawasan Kabupaten Sidoarjo

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved